Algoritma Adalah

Posted on

Algoritma Adalah- Sejarah, Pengertian, Kriteria, Fungsi, Manfaat Dan Contohnya – Hallo sahabat pembaca yang budiman, pada kesempatan kali ini kita akan membahas makalah tentang Algoritma yang meliputi dari sejarah, pengetian hingga contohnya.

Baiklah mari langsung saja kita simak uraian materinya dibawah berikut ini!

Algoritma Sejarahnya

Kata algoritma merupakan sebuah kata yang berasal dari Latinisasi yakni nama seorang ahli matematika yang berasal dari negara Uzbekistan Al Khawārizmi (yang hidup pada sekitar abad ke-9), sebagaimana yang tercantum di dalam terjemahan yang karyanya dalam bahasa latin sekitar dari abad ke-12yaitu : “Algorithmi de numero Indorum”.

Awal muasalnya kata algorisma ini ialah sebuah istilah yang mana merujuk kepada suatu aturan-aturan aritmetis dalam menyelesaikan sebuah persoalan dengan menggunakan sebuah bilangan numerik arab yakni : sebenarnya dari negeri India, seperti yang tertulis pada tulisan yang berjudul di atas. Isitilah ini mulai berkembang pada abad ke-18 menjadi kata algoritma, yang mana mencakup seluruh prosedur ataupun urutan langkah yang jelas dan dapat diperlukan untuk menyelesaikan sebuah permasalahan.

Namun, suatu masalah mulai timbul ketika saat akan menuangkan bagaimana suatu proses yang harus dilalui di dalam sebuah sistem untuk komputer sehingga ketika saat eksekusi, komputer bisa bekerja sesuai dengan seperti yang kita harapkan. Serang programer komputer juga akan merasa lebih nyaman saat menuangkan semua prosedur komputasinya ataupun urutan langkah prosesnya dengan terlebih dahulu membuat sebuah gambaran atau diagram alur yang berada diatas kertas.

Pengertian Algoritma

Pengertian algoritma ialah sebuah logika, sebuah metode atau sebuah tahapan atau urutan secara sistematis yang bisa digunakan untuk memecahkan tentang suatu permasalahan. Algoritma ini bisa juga diartikan sebagai sebuah urutan langkah yang secara sistematis dan juga logis. Di dalam perkembangannya ini, kata algoritma banyak sekali digunakan di dalam bidang komputer.

Pengertian yang lebih spesifik tentang pengertian algoritma ini adalah sebuah metode khusus yang sangat tepat dan juga terdiri dari sebuah serangkaian langkah yang dapat terstruktur dan dituliskan secara matematis yang mana bisa dikerjakan dengan tujuan untuk menyelesaikan suatu permasalahan dengan bantuan sebuah komputer.

Baca Juga :   Gerak Parabola- Definisi, Komponen, Rumus dan Contoh Soalnya

Menurut penyajiannya, algoritma ini bisa disajikan ke dalam dua bentuk yakni : bisa dalam bentuk tulisan atau bahasa dan bisa juga ke dalam bentuk sebauh gambar. Dalam penyajian algoritma ini ke dalam bentuk tulisan haruslah memakai sebauh bahasa yang bisa dimengerti oleh manusia di dalam menyajikan suatu langkah-langkah algoritma. Penyajian algoritma tersebut bisa dalam bentuk tulisan ataupun juga bisa dilakukan menggunakan istilah pseudocode.

Kata pseudocode ini berasal dari sebuah kata yaitu : pseudo yang memiliki arti yaitu : “mirip atau bisa juga menyerupai” dan code yang memiliki arti yaitu : “kode program”.

Ciri – Ciri Algoritma

Ada beberapa macam ciri – ciri dari algoritma ini, yaitu adalah sebagai berikut :

  1. Tahapan Input
  2. Tahapan proses
  3. Tahapan Output
  4. Mempunyai Instruksi-Instruksi yang cukup jelas dan juga tidak Ambigu
  5. Harus memiliki tindakan Stoping Role

Fungsi dari Algoritma

Selain ciri – ciri, algorima ini juga memiliki beberapa fungsi yang harus kita ketahui. Adapun beberapa fungsi dari algoritma ini adalah sebagai berikut :

  1. Memanfaatkan fungsi algoritma dapat digunakan dalam memecahkan sebuah program yang di anggap rumit.
  2. Memanfaatkan fungsi algoritma dapat menjadikan sebuah program yang besar akan menjadi program yang lebih sederhana lagi.
  3. Algoritma ini dapat juga kita gunakan secara berulang – ulang ataupun hanya sekali saja.
  4. Dapat membantu daalm memudahkan saat pembuatan sebuah program.
  5. Mampu mengatasi semua masalah dengan menggunakan logika secara urut.
  6. Memanfaatkan dari fungsi algoritma juga dapat untuk melakukan sebuah pendekatan top-down dan bisa juga devide and conguer.
  7. Dapat meminimalisir sebauh penulisan program yang di susun secara berulang-ulang.
  8. Lebih terstruktur dan juga rapi dalam penyusunan sebuah progaram, sehingga akan lebih mudah untuk di pahami.
  9. Saat terjadi sebuah kesalahan maka akan dapat dicari dengan mudah. SEbab dengan fungsi dari algoritma ini dapat memperoleh sebuah alur yang cukup jelas.
  10. Saat akan merubah atau memodifikasi tentang suatu program, maka kita hanya akan membutuhkan satu buku modul panduan saaj.
  11. Model dokumentasi yang lebih mudah untuk dipahami.

Jenis – Jenis Algoritma

Ada beberapa macam jenis dari algoritma ini, yaitu sebagai berikut :

Divide and Conquer

Sebuah paradigma yang berguna untuk membagi tentang suatu permasalahan yang besar menjadi sebuah permasalahan-permasalahan yang lebih kecil lagi. Proses pembagian masalah ini terus dilakukan hinggga bisa ditemukan tentang bagian masalah kecil yang lebih mudah untuk dipecahkan.

Maksudnya adalah untuk meningkatkan penyelesaian dari keseluruhan suatu masalah dengan membagi masalah yang besar dan kemudian di lanjutkan dalam memecahkan sebuah objek permasalahan kecil yang terbentuk nantinya.

Baca Juga :   Soal SBMPTN 2019

Dynamic Programming

Paradigma yang kedua ini pada dasarnya hampir sama dengan paradigma Divide and Conquer, yaitu sama untuk mencoba melakukan pembagian masalah yang besar menjadi masalah yang kecil. Namun karateristiknya berbeda.

Metode Serakah

Metode serakah merupakan sebuah metode dalam algoritma yang memiliki sebuah jawaban yang tidak perlu di ketahui pada tiap tahapannya serta metode serakah adalah metode pengambilan suatu jawaban terbaik yang langsug di ambil

Sistem Flowchart

Pengertian dari sistem flowchart adalah sebuah model di agram alir yang mampu memberikan gambaran tentang suatu sistem peralatan yang ada pada komputer yang berguna pada proses perhubungan eralaan dan juga proses pengolahan.

Pseudo Code (Kode Semu)

Pengertian pseudo Code (kode semu) ini adalah sebuah metode yang cukup efisien untuk mendiskripsikan sebuah algoritma . Pseudo Code bisa dituliskan dengan memfungsikan sebuah bahasa yang mudah untuk dipahamisupaya alur logika yang dideskripsikan bisa dimengerti oleh orang yang masih awam sekalipun.

Tujuan penyusunan dari model Pseudo Code (kode semu) ini adalah untuk mendiskripsikan suatutahapan tentang penyelesaian suatu masalah dengan model kata – kata teks.

Manfaat dari Algoritma

Manfaat dari algoritma ini adalah untuk memberikan bantuan kepada orang di dalam menyelesaikan sebuah permasalah dengan pola pikir mereka masing – masing.

Sifat dari Algoritma

Terdapat beberapa sifat yang terkandung dalam algoritma yaitu sebagai berikut :

  1. Tanpa menggunakan sebuah syimbol ataupun syintaks dari sebuha bahasa pemograman komputer.
  2. Tanpa bergantung pada sebuah bahasa pemograman komputer.
  3. Bahwa notasi-notasi algoritma bisa di gunakan untuk bahasa pemograman seluruhnya.

Struktur Dasar Algoritma

Terdapat 3 macam struktur pemograman yaitu sebagai berikut :

Runtunan (Sequence)

Runtuna atau Sequence di dalam sebuah struktur algoritma ialah bahwa instruksi-insturksi yang ada dalam algoritma bisa diproses secara beruntun secara langkah demi langkah mulai dari awal sampai akhir pada mulainya suatu langkah yang pertama hingga langkah yang terakhir.

Runtunan struktur ini bisa menentukan tentang bagaimana suatu intruksi tersebu tbisa di tuliskan, yang mana yang akan didahulukan dan juga yang mana yang harus di akhirkan.

Pemilihan (Selection)

Jika terdapat 2 buah kasus yang muncul, maka stuktur pemilihan atau selection ini akan muncul sebagai alat alternatif penyelesaian suatu program.

Contohnya : saat menyalakan sebuah komputer, pada proses ini bisa terdapat macam metode alternatif pilihan.

Pengulangan (Repitition)

Struktur ini memiliki sebuah arti yakni kasus tentang pemecahan sebuuah masalah di dalam algoritma maupun juga dalam sebuah bahasa pemograman.

Kasus yang terjadi biasanya akan membutuhkan sebuah pengulangan. Metode pengulangan ini akan memudahkan dalam proses menulis intruksi secara singkat tanpa harus menulisnya satu persatu.

Baca Juga :   Soal Matematika Kelas 10

Contoh dari Algoritma

Adapun contoh dari Algoritma disini dapat penulis sajika yakni sebagai berikut :

Penentuan Bilangan Ganjil atau Genap

Suatu bilangan bulat yang terdiri dari angka 0, 1, -1, 2, dst, dan pada bilangan aslinya adalah 1, 2, 3, 4, 5, dst. Kedua bilangan yakni bilangan bulat dan bilangan asli itu sering digunakan di dalam berhitung. Himpunan dalam bilangan bulat seperti pada buku teks aljabar umumnya dapat dinyatakan dengan sebuah lambang “Z” serta himpunan pada bilangan asli dapat dinyatakan dengan sebuah lambang “N”. Istilah algoritma yang dipakai untuk menentukan apakah sebuah bilangan tersebut merupakan bilangan ganjil atau genap bisa disajikan dengan pola flowchart seperti pada gambar dibawah berikut ini :

Penentuan Keliling dan Luas Lingkaran

Lingkaran merupakan sebuah himpunan dari sluruh titik-titik yang berada pada bidang dengan jarak tertentu dan bisa disebut dengan sebuah jari-jari dari suatu titik tertentu yang bisa disebut dengan titik pusat. Lingkaran juga merupakan sebuah contoh dari kurva tertutup sederhana, lingkaran ini dapat membagi bidang menjadi dua bentuk bagian yakni bidang bagian luar dan juga bidang bagian dalam. Adapun istilah algoritma untuk menghitung suatu keliling dan juga luas lingkaran dapat disajikan dengan pola flowchart seperti pada gambar dibawah berikut ini :

Penentuan Bilangan Ganjil Diantara 10 sampai 30

Contoh bilangan ganjil yang berada diantara angka 10 dan 30 ialah sebuah bilangan bernilai 11,13,15, dan seterusnya. Tetapi yang bisa untuk ditampilkan adalah kecuali bilangan 21 dan juga 27. Oleh karenanya, pada output atau keluaran yang diharapkan dari suatu algoritma tersebut adalah suatu bilangan ganjil yang antara angka 10 sampai angka 30 kecuali pada bilangan angka 21 dan juga angka 27. Pada algoritma yang bisa dipakai untuk menampilkan suatu bilangan ganjil antara angka 10 hingga angka 30 kecuali pada bilangan angka 21 dan angka 27 bisa disajikan dengan pola flowchart seperti dibawah berikut ini :

Penentuan Algoritma tahun Kabisat


Menampilkan sebuah Bilangan Genap Mulai dari Angka 2 sampai n, Kecuali pada Bilangan Genap Kelipatan 4

Demikianlah pembahasan kita mengenai makalah yang berjudul Algoritma Adalah. Semoga bermanfaat ya untuk kita semua ….

Baca juga :

Related posts: