Bentuk Masyarakat Multikultural

Posted on

Bentuk Masyarakat Multikultural – Berikut ini rumusbilangan.com akan membahas tentang rangkuman makalah materi Masyarakat Multikultural yang akan diterangkan mulai dari pengertian, jenis, fungsi, struktur, unsur, jurnal, tujuan, ciri, makalah, peran, makna, konsep, kutipan, contoh secara lengkap.

Masyarakat berarti kumpulan orang-orang yang hidup dalam kesatuan untuk waktu tertentu dan berinteraksi di suatu wilayah sesuai dengan sistem bea cukai. Multi berarti banyak atau banyak, dan budaya berarti budaya.

Apa Itu Masyarakat Multikultural ?

Masyarakat Multikultural
Masyarakat Multikultural

Jadi masyarakat multikultural adalah masyarakat yang hidup di tempat dengan budaya yang berbeda. Masyarakat multikultural biasanya berpegang pada pemahaman multikulturalisme, yaitu asumsi bahwa setiap budaya memiliki posisi yang sama dan kelebihannya sendiri.

Ciri Ciri Dari Masyarakat Multikultural

Segmentasi, yang berarti bahwa komunitas terdiri dari berbagai jenis etnis, ras, agama dan keanekaragaman lainnya, sehingga masih ada pemisahan yang kuat antara kelompok-kelompok masyarakat.
Ada dominasi dari satu kelompok ke kelompok lain. Kelompok-kelompok dalam masyarakat multikultural biasanya dibagi menjadi mereka yang mendominasi dan mereka yang mendominasi.

Konsensus rendah. Konsensus di sini adalah dengan konsensus. Karena ada berbagai perbedaan dalam konteks komunitas multikultural, sulit untuk mencapai kesepakatan yang disepakati semua kelompok. Oleh karena itu, sulit untuk membuat keputusan, sehingga hanya konsensus rendah yang tercapai.

Integrasi sosial biasanya ditegakkan. Integrasi adalah sistem campuran untuk mencapai kesatuan yang utuh. Seperti disebutkan sebelumnya, sulit bagi masyarakat multikultural untuk mencapai kesepakatan karena keragamannya yang besar. Karena itu, sifat integrasi sosial dapat dipaksa untuk harmonis dan damai.

Struktur dalam lembaga yang tidak saling melengkapi. Dalam masyarakat multikultural, kesatuan institusi sosial dipisahkan oleh segmen-segmen tertentu.

Baca Juga :   Soal Pendidikan Agama Islam (PAI) Kelas 3

Faktor Terciptanya Masyarakat Multikultural

Faktor Geografis
Negara atau wilayah memiliki fitur dan kondisi geografis yang berbeda. Lokasi geografis ini memengaruhi peristiwa alam yang biasa terjadi di kawasan ini. Baik, secara langsung maupun tidak langsung, fenomena alam akan memengaruhi kehidupan sosial di lingkungan masyarakat.

Perbedaan dalam kondisi geografis ini akan mengarah pada pola dan cara hidup yang berbeda dalam masyarakat. Sebagai contoh, Indonesia memiliki banyak daerah pegunungan dan laut sebagai negara kepulauan. Tentu saja, cara orang hidup di pegunungan akan berbeda dari mereka yang tinggal di wilayah laut atau pesisir.

Kondisi Iklim dan Cuaca
Dalam konteks kondisi geografis yang disebutkan di atas, kondisi iklim dan cuaca juga termasuk peristiwa alam yang dipengaruhi oleh faktor geografis suatu daerah. Perbedaan iklim dan cuaca mempengaruhi perilaku manusia dalam beradaptasi dengan iklim. Misalnya, orang yang tinggal di daerah yang lebih dingin memakai pakaian yang lebih tebal, sedangkan mereka yang tinggal di daerah yang lebih panas memakai pakaian yang lebih tipis.

Pengaruh Budaya Ssing
Penyebaran budaya antara orang-orang dari seluruh dunia akan mempengaruhi kehidupan sosial masyarakat, ditambah dengan pesatnya perkembangan teknologi selama periode ini, media akan menjadi lebih luas dan lebih mudah untuk penyebaran budaya.

Dimasukkannya budaya asing di lingkungan masyarakat akan mengarah pada kebiasaan baru karena pengaruh budaya asing pada budaya lokal. Karena itu, pengaruh budaya asing merupakan salah satu pemicu munculnya komunitas multikultural.

Keragaman Etnis
Kelompok etnis, atau yang sering kita sebut kelompok etnis, adalah kelompok orang yang anggotanya ditentukan oleh garis keturunan dan karakteristik fisik yang dianggap setara. Identitas suku dicirikan oleh pengakuan karakteristik satu kelompok oleh yang lain. Contoh paling sederhana adalah Indonesia sebagai negara dengan berbagai kelompok etnis, ada orang Bali, Bataken, Acehnen dan banyak lagi. Semua suku ini bersatu dalam satu negara, sehingga mereka membentuk kehidupan masyarakat multikultural dalam satu entitas.

Baca Juga :   Soal Penjas Kelas 4

Keragaman Agama
Agama adalah kepercayaan dan pandangan dunia yang menghubungkan manusia dengan tatanan / perintah dalam kehidupan. Agama memiliki simbol dan sejarah suci untuk menjelaskan asal usul dan makna kehidupan. Agama memiliki ikatan yang kuat dengan seseorang, karena setiap agama memiliki aturan, kitab suci, dan situs suci yang memengaruhi kehidupan para pengikutnya. Ada berbagai jenis agama di dunia. Pengikut agama yang berbeda di suatu daerah akan menciptakan lingkungan multikultural, sehingga agama merupakan salah satu faktor yang dapat memicu munculnya masyarakat multikultural.

Keragaman Rasial
Ras adalah sistem klasifikasi yang mengklasifikasikan orang dalam kelompok besar berdasarkan karakteristik fisik, asal geografis, penampilan, dan etnisnya. Paradigma ras sering digunakan dalam berbagai disiplin ilmu yang lebih fokus pada sifat biologis atau konstruksi sosial seseorang.

Antropolog paran dan ilmuwan evolusi mengidentifikasi istilah ras untuk membahas perbedaan genetik (biologis), sementara sejarawan dan ilmuwan sosial mendefinisikan ras sebagai kategori budaya atau konstruksi sosial, cara tertentu orang berbicara tentang diri mereka sendiri dan orang lain. Perbedaan rasial dapat menjadi salah satu faktor yang memicu munculnya masyarakat multikultural.

Klasifikasi Bentuk Masyarakat Multikultural

Karena kekuatannya, masyarakat multikultural dapat dibagi menjadi:

  • Komunitas dengan kompetisi yang seimbang
  • Komunitas mayoritas dominan (kelompok mayoritas dominan)
  • Minoritas dominan (kelompok kecil yang mendominasi)
  • Fragmentasi, sebuah masyarakat yang terdiri dari banyak kelompok kecil, tidak mendominasi apa pun.

Berdasarkan tren pembangunan dan praktik multikultural

  • Multikulturalisme isolasional adalah sekelompok orang multikultural yang menjalani kehidupan mereka secara mandiri dengan interaksi minimal antar kelompok.
  • Multikulturalisme berbasis akomodasi, masyarakat dengan budaya dominan yang membuat penyesuaian tertentu untuk minoritas. Masyarakat multikultural ini biasanya memberi kaum minoritas kebebasan untuk menumbuhkan budaya mereka.
  • Multikulturalisme otonom adalah kehidupan di mana masyarakat multikultural yang hidup bersama mencoba menciptakan kesetaraan sebagai budaya. Kelompok dominan yang mencoba menciptakan level dalam kehidupan sosial akan menentangnya dalam sistem ini.
  • Kritis / Interaktif Multikulturalisme adalah kelompok budaya yang tidak terlalu fokus pada kehidupan budaya otonom tetapi ingin menciptakan budaya kolektif yang mencerminkan dan menegaskan perspektif masing-masing kelompok masyarakat.
  • Multikulturalisme kosmopolitan adalah sejenis sistem yang berupaya menghapus batas-batas budaya dalam kehidupan seseorang sehingga kemudian muncul masyarakat di mana setiap individu tidak lagi terikat pada budaya tertentu.
Baca Juga :   Contoh Soal Statistika

Dampak Dari Bentuk Masyarakat Multikultural

Efek Positif (manfaat) dari Komunitas Multikultural

  • Keragaman akan membuat masyarakat lebih terbuka dalam membangun hubungan sosial.
  • Dapatkan ikatan yang lebih kuat dengan menerima kekurangan dari masing-masing kelompok.
  • Pertukaran pengetahuan dan rasa hormat antar budaya menunjukkan bahwa perbedaan dalam membangun hubungan tidak terbatas.

Dampak Negatif (Kerugian) Masyarakat Multikultural

  • Munculnya sikap fanatik dan ekstrim dalam mendukung suatu kelompok.
  • Ada aliran politik yang berkaitan dengan kemajuan kelompok politik tertentu.
  • Munculnya orisinalitas, pemeliharaan hal-hal yang dibawa sejak lahir, baik dari segi tradisi, kepercayaan dan hal-hal lainnya.
  • Konflik Sangat wajar jika konflik dalam komunitas multikultural muncul karena keragaman yang ada.
  • Munculnya etnosentrisme, pandangan yang berasal dari komunitas, dan budaya yang dianutnya (merendahkan kelompok lain).

Demikian Pembahasan Materi Kita Kali ini Mengenai Masyarakat Multikultural. Jangan Lupa Tetap Bersama Kami Di RumusBilangan.com. Semoga Bermanfaat dan dapat menambah wawasan kita. Terimakasih.

Baca Juga :

Bentuk Masyarakat Multikultural Rating: 5 Diposkan Oleh: Pelajar