Huruf Jar (حَرْفُ الجَرِّ)

Posted on

Huruf Jar (حَرْفُ الجَرِّ) – Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas makalah dengan materi Huruf Jar. Apa itu huruf jaar, bagaimana pembagiannya dan contoh – contohnya. Tidak perlu panjang – panjang mari langsung saja kita simak pembahasannya dibawah berikut ini !

Huruf Jar (حَرْفُ الجَرِّ)
Huruf Jar (حَرْفُ الجَرِّ)

Daftar Isi Artikel :

Pengertian Huruf Jar (حَرْفُ الجَرِّ)

Pada dasarnya, dalam bahasa Arab dibagi menjadi tiga macam yaitu : kata benda atau nama – nama (اِسْمٌ), kata kerja (فِعْلٌ) dan huruf (حَرْفٌ).

Tentang isim (nama) dan fi’il (kata kerja) kita sudah pernah membahasnya bahkan tentang contoh kosakatanya juga sudah banyak kita bahas dalam artikel ini. Untuk itu, pada pembahasan ini kita akan mempelajari yakni tentang huruf dalam bahasa Arab khususnya tentang Huruf Jar.

Huruf menurut Syaikh Muhammad Muhyiddin Abdul Hamid –hafizhahullahu ta’ala– dalam sebuah kitabnya yang berjudul At-Tuhfah As-Saniyyah, beliau menjelaskan bahwa makna huruf yaitu : كَلِمَةٌ دَلَّتْ عَلَى مَعْنًى فِي غَيْرِهَا
yang artinya “Kata yang menjelaskan makna selainnya.”

Berdasarkan penjelasan diatas maka dapat kita pahami bahwa huruf ialah tidak memiliki makna sendiri, melainkan maknanya akan muncul ketika ia telah bergabung dengan kata lain.

Contohnya : huruf (مِنْ) yang mengandung arti “permulaan” atau (الاِبْتِدَاءُ). Makna dari huruf tersebut tidak akan sempurna sampai digabung dengan kata selainnya. Maka contohnya adalah :
ذَهَبْتُ مِنَ البَيْتِ “Aku pergi (berawal) dari rumah.”

Kemudian ada definisi yang lain yang disampaikan oleh seorang syaikh pengarang kitab Nahwu Wadhih yaiti syaikh Ali Jarim dan Syaikh Musthafa Amin yakni :

Artinya : “Setiap lafazh yang tidak muncul maknanya secara sempurnya melainkan bersama selainnya.”

Berdasarkan definisi dari kedua pernyataan diatas, pengertian dari keduannya secara tekstual keduanya memiliki perbedaan, namun maknanya sama.

Baca Juga :   Kelebihan dan Kekurangan Pasar Modern

Oleh karena itu, maka pada dasarnya setiap huruf dalam bahasa Arab tidak memiliki makna sampai dia bersanding dengan kata yang lain.

Maka kita tidak bisa mengartikan dan menguraikan makna huruf (عَنْ) apabila ia berdiri sendiri, sampai disambungkan dengan kata lain.

Demikianlah pembahasan mengenai pengertian dari huruf. Sekarang kita juga sudah bisa membedakan pengertian dari hurus bahasa Arab dan huruf dalam Bahasa Indonesia yang berbeda maknanya, sebab jika didalam bahasa Indonesia, pengertian huruf meliputi : tanda aksara dalam tata tulis yang merupakan anggota abjad yang melambangkan bunyi bahasa.

Baca :  Cerita Pendek Bahasa Arab Tentang Sekolah

Pengertian Huruf Jar

Dalam bahasa Arab ada banyak macam tentang huruf, salah satu yang populer adalah huruf jar (حَرْفُ الجَرِّ) atau huruf khafadh (حَرْفُ الخَفْضِ).

Apa itu yang dinamakan huruf jar atau khafadh ?

Huruf Jar / Khafadh berarti harakat kasrah (ــِـ) yang ditimbulkan oleh faktor tertentu, dan salah satunya adalah huruf jar itu sendiri. Dan huruf jar hanya dapat masuk pada kata benda (اِسْمٌ). 
Oleh karenanya, di dalam Al-Muqaddimah Al-Aajurruumiyyah disebutkan bahwa salah satu ciri-ciri isim adalah khafadh.

Maka, apabila kita saat membaca tulisan Arab dan mendapati kata yang yang berharakat kasrah, bisa dipastikan bahwa kata tersebut merupakan isim (nama).

Lalu apa saja huruf-huruf jar/khafadh ?

Masih dalam kitab Al-Muqaddimah Al-Aajurruumiyyah, berikut ini kita tampilan huruf-huruf khafadh ada 10 yaitu :

  1. (مِنْ) mempunyai makna permulaan (الاِبْتِدَاءُ), contohnya :

    (سَافَرْتُ مِنْ جَاكَرْتًا)
    Artinya : “Aku pergi (berawal) dari Jakarta
  2. (إِلَى) memiliki makna penghabisan/akhir (الاِنْتِهَاءُ), contohnya :

    (سَافَرْتُ إِلَى مَالِيْزِيَا)
    Artinya : ” Aku pergi ke Malaysia.”
  3. (عَنْ) memiliki makna melewati (المُجَاوَزَةُ), contohnya :

    (رَمَيْتُ السَّهْمَ عَنِ القََوْسِ)
    Artinya : ” Aku melempar anak panah dari busur
  4. (عَلَى) memiliki makna berada di atas (الاِسْتِعْلَاءُ), contohnya :

    (صَعَدْتُ عَلَى الجَبَلِ)
    Artinya : ” Aku naik ke atas gunung”
  5. (فِي) memiliki makna keterangan(الظَّرْفِيَّةُ), contohnya:

    (المَاءُ فِي الكُوْبِ)
    Artinya : ” Air di dalam gelas.
  6. (رُبَّ) memiliki makna menjarangkan (التَّقْلِيْلُ), contohnya:

    (رُبَّ رَجُلٍ كَرِيْمٍ قَابَلَنِي)
    Artinya : ” Bisa jadi ada orang mulia yang menemuiku.”
  7. (بِـ) memiliki makna (التَّعْدِيَّةُ), contohnya:

    (مَرَرْتُ بِالوَادِي)
    Artinya : ” Aku melewati lembah.
  8. (كَـ) memiliki makna analogi/persamaan (التَّشْبِيْهُ), contohnya:

    (زَهْرَةٌ كَالبَدْرِ)
    Artinya : ” Zahra seperti bulan purnama.
  9. (لِـ) memiliki makna kepemilikan (المِلْكُ), contohnya:

    (المَالُ لِمُحَمَّدٍ)
    Artinya : ” Harta ini milik Muhammad,”

    atau pengkhususan (الاِخْتِصَاصُ), contohnya:

    (البَابُ لِلدَّارِ)
    Artinya : ” Pintu ini untuk rumah,”

    dan atau pantas menerima/kelayakan (الاِسْتِحْقَاقُ), contohnya:

    (الحَمْدُ للهِ)
    Artinya : ” Segala puji hanya milik Allah.”
  10. Huruf Qasam (Sumpah), yaitu: (وَ) / (تَ) / (بِ), dan contohnya:

    (وَاللهِ ، لَأَتَعَلَّمَنَّ مُجْتَهِدًا)
    Artinya : ” Demi Allah, aku akan belajar sungguh-sungguh,”

    (بِاللهِ ، لَأُعَاقِبَنَّ الكَسُوْلَ)
    Artinya : ” Demi Allah, aku akan menghukum orang malas,”

    (تَاللهِ لَأَكِيْدَنَّ أَصْنَامَكُمْ)
    Artinya : ” Demi Allah, aku akan menghancurkan berhala-berhala kalian.”
Baca Juga :   Lambang ASEAN

Baca : Pengertian Mufrodat (مُفْرَدَةٌ)

Inilah beberapa macam huruf – huruf jar dan contohnya. Memang masih banyak lagi tentang contoh dari huruf jar, kalian bisa melihat atau mencarinya sediri masil didalam al Quran atau yang lainnya.

Demikianlah pembahasan makalah kita tentang Huruf Jar. Semoga dapat bermanfaat untuk kita semua ,,,, Aamiin