Pantun Jenaka

Posted on

Contoh Pantun Jenaka – Pantun merupakan salah satu bentuk dari sebuah karya sastra yang memiliki beberapa jenis seperti Pantun Cinta, Pantun Nasehat, Pantun Agama, Pantun Jenaka dan lain sebagainya. Pada kesempatan kali saya akan mengulas mengenai Pantun Jenaka. Untuk lebih jelasnya yuk kita simak penjelasan dibawah ini.

Pantun Jenaka

Pengertian Pantun Jenaka

Pantun Jenaka merupakan salah satu jenis pantun yang bertujuan untuk menghibur para pembaca atau pendengarnya. Kadang-kadang pantun ini juga dijadikan sebagai salah satu media untuk saling menyindir satu sama lain dalam suasana yang penuh keakraban, sehingga tidak akan menimbulkan perasaan tersinggung dan dengan penggunaan pantun jenaka diharapkan semoga suasana akan menjadi semakin riang.

Contoh Pantun Jenaka

Berdasarkan penjelasan diatas kita sekarang bisa menyimak beberapa contoh yang terdapat di dalam Pantun Jenaka yang sangat menghibur yaitu, sebagai berikut ini :

Bagian 1

  • Anak manis riang gembira
    Sambil bernyanyi bergoyang pula
    Siapa yang tidak ikut tertawa
    Disangka orang waras ternyata gila

Layangan terbang jauh melayang
Jatuh didekat taman direbut orang
Jauh-jauh pacarku sudah datang
Sudah dekat malah diambil orang

  • Jalan-jalan dipinggir empang
    Kodok berlari mengejar si capung
    Hati siapa yang tak akan bimbang
    Kepala botak kok minta dikepang

Kalau jadi orang jangan sombong
Pasti akan rugi di kemudian hari
Kalau gigi sudah banyak ompong
Cepat-cepat lah ke dokter gigi

  • Ayam berkokok pertanda telah senja
    Hewan yang bertanduk menanti mangsa
    Janganlah kamu merenung saja
    Mari ikut menari tarian rumba

Anak ayam di dalam kandang
Anak bangsa sedang mengaji
Ketika malam wajahmu terbayang
Jika sedang bertemu mengapa berlari

  • Kelelawar terbang di hutan rimba
    Bermain gasing dengan anak singa
    Melayang hati di dalam jiwa
    Melihat si tampan bermain mata
Baca Juga :   Contoh Kalimat Majemuk Campuran - Pengertian Dan Jenisnya

Hujan gerimis di Negara Singapur
Sudah jatuh tersandung batu
Janganlah menangis di atas kasur
Nanti kasurnya jadi banyak kutu

  • Elok berjalan di kota tua
    Kiri kanan berbatang empat
    Bagus berbini dengan orang tua
    Perut kenyang ajaranpun dapat

Sakit kaki digigit jeruju
Jeruju berada didalam pepaya
Sakit hati memandang susu
Susu ada didalam kebaya

  • Naik kegunung membeli kelapa
    Kelapa sebiji dibelah sepuluh
    Apanya yang sakit berbini janda
    Anak tiri tidak boleh disuruh

Orang batak pergi ke Bali
Semuanya membawa pelita
Berbisik pekak dengan si tuli
Si buta tertawa karena melihatnya

  • Jalan-jalan ke tepi rawa
    Jika lelah duduk di pohon palem
    Geli hati menahan ketawa
    Melihat kucing sedang memakai helem

Bagian Kedua

Jambu serut di tepi rawa,
Buah diranting belum masak
Sakit perut menahan tertawa,
melihat kucing duduk sambil berbedak

  • Wajahmu memang sangat imut
    Bodimu juga kaya siput
    Tingkah lakumu membuat ku salut
    Tapi sayang hobimu suka kentut

Memasak nasi di dalam peti
Paling enak di campur sawi
Gayanya saja seperti selebriti
Tetapi dompetnya tidak berisi.

  • Nasi jagung masih anget
    Belinya di pinggir jalan
    Yang sedang duduk manis banget
    Boleh enggak kita berkenalan

Beli kain berwarna merah
Dari kendari memakai batik
Bila digodain janganlah marah
Salah sendiri mempunyai wajah yang cantik

  • Beli baju lucu di kota Serang
    Bayar dulu barulah pulang
    Sungguh lucu cewek jaman sekarang
    Dicium satu minta diulang-ulang

Merak diumpang dengan dedak
Ingin ditangkap dengan segera
Di sini hendak di sanapun hendak
Menepuk dada bertanya selera

  • Buah semangka rasanya manis
    Ditutup rapat dalam peti
    Sayang wajah nya macam artis
    Tapi gayanya seperti hellokitty
Baca Juga :   Contoh Struktur Kalimat yang Benar Dengan Ciri-Cirinya

Di sini jualan kepompong
Di sana jualan kepompong
Janganlah kamu suka berbohong
Nanti gigimu jadi ompong

  • Menanam pete ditepi kali,
    Petenya berlari enggak tahu diri
    Jangan hanya misscall kalau berani
    Telpon gue kalau kamu punya nyali

Ikan sepat ikan balada
Ikan gabus di dalam rawa
Banyak wanita bilang lelaki itu buaya
Dia tidak sadar kalau buaya betina juga

  • Wanita berhias merambah karang
    Sirih kuning dibilang serai
    Melihat seekor tikus mengasah parang
    Kucing datang meminta damai

Sekian ulasan dari Pantun Jenaka beserta dengan Pengertian dan Contohnya. Semoga bermanfaat dan menambah ilmupengetahuan kita. Terima kasih

Baca Artikel Berikut :