Pengertian Enzim – Fungsi, Sifat Dan Macam-Macamnya

Posted on

Rumusbilangan.com-  Makalah Materi tentang Pengertian Enzim – Fungsi, Sifat Dan Macam-Macamnya. Enzim adalah sebuah biomolekul yang berupa protein yang berbentuk bulat.

Hallo sahabat,,, hari ini kita akan belajar mengenai materi tentang Pengertian Enzim- Fungsi, Sifat Dan Macam-Macamnya.

Jika kita berbicara mengenai enzim, maka kita akan teringat dengan deterjen. Namun ezim ini tidak cuma berada di dalam deterjen saja, melainkan di mulut, di lambung juga terdapat enzim. Lalu sebenarnya apa sih pengertian enzim ini, dan bagaimana fungsi – fungsinya?

Untuk lebih jelasnya, mari perhatikan ulasan dalam artikel berikut ini!

Pengertian Enzim
Pengertian Enzim

Pengertian Enzim

Enzim ialah sebuah biomolekul yang berupa protein yang berbentuk bulat.

Enzim terdiri atas satu atau lebih rantai polipeptida. Enzim ini akan mengubah senyawa dan mempercepat proses reaksi dengan mengubah molekul awal yang dikenali  dan di ikat secara spesifik oleh enzim (substrat) yang kemudian menjadi sebuah molekul lain (produk). Kemampuan enzim untuk mengaktifkan senyawa lain dengan cara spesifik ini disebut dengan biokatalisator.

Ikatan enzim dengan substrat ialah sebuah ikatan yang spesifik, maka hanya enzim – enzim tertentu saja yang dapat mengikat substrat tertentu. Setelah itu barulah substrat tersebut aktif dan barulah terbentuk perubahan – perubahan kimiawi.

Fungsi – Fungsi Enzim

Fungsi – Fungsi Enzim yaitu sebagai katalisator yang mempercepat terjadinya sebuah laju reaksi. Di dalam tubuh manusia, enzim berfungsi untuk  memperlancar suatu proses pencernaan.

Yang di mulai dari :

1. Mulut

Enzim Amilase,  terdapat di dalam saliva atau air ludah, dihasilkan oleh kelenjar parotis atau kelenjar ludah dan pankreas. Fungsinya untuk mengubah amilum menjadi maltosa yaitu molekul yang lebih sederhana.

Contoh: apabila kita makan nasi dan mengunyahnya selama 3 menit atau lebih, maka kita akan merasakan sebuah rasa yang manis. Rasa manis itu muncul di karenakan adanya sebuah efek dari enzim amilase tersebut.

2. Lambung

  • Enzim Renin yaitu: enzim ini terdapat didalam lambung, kerjanya dibantu oleh HCl (asam) lambung. Enzim ini memiliki sebuah fungsi sebagai pengubah kaseinogen menjadi kasein.
  • Enzim Pepsin yaitu: enzim ini terdapat didalam lambung, kerjanya dibantu oleh HCl (asam) lambung. Enzim ini memiliki fungsi sebagai pengubah protein menjadi pepton, proteosa dan polipeptida.
  • Enzim Lipase yaitu: enzim ini berfungsi sebagai pengubah trigliserida menjadi asam lemak
Baca Juga :   Kingdom Plantae - Ciri-Ciri, Gambar, Klasifikasi, Struktur Serta Contoh Lengkap

3. Usus Halus

  • Enzim Laktase, Enzim ini memiliki fungsi mengubah laktosa menjadi galaktosa dan glukosa
  • Enzim Maltase, Enzim ini memiliki fungsi mengubah maltosa (hasil dari kerja Amilase disaliva) menjadi glukosa
  • Enzim Lipase, Enzim ini memiliki fungsi mengubah lemak menjadi gliserol dan asam lemak
  • Enzim Enterokinase, Enzim ini memiliki fungsi mengubah tripsinogen menjadi tripsin
  • Enzim Peptidase, Enzim ini memiliki fungsi mengubah polipeptida (hasil dari kerja Tripsin dipankreas) menjadi asam amino (protein yang diserap kedalam darah)
  • Enzim Sukrase, Enzim ini memiliki fungsi mengubah sukrosa (diperoleh dari konsumsi buah-buahan seperti tebu dll) menjadi fruktosa dan glukosa

4. Pankreas

  • Enzim Tripsin, enzim ini mempunyai fungsi mengubah protein menjadi polipeptida
  • Enzim Lipase, enzim ini mempunyai fungsi mengubah lemak menjadi asam lemak dan gliserol (agar dapat dicerna)
  • Enzim Amilase, enzim ini mempunyai fungsi mengubah amilum menjadi maltosa atau disakarida
  • Enzim Karbohidrase, enzim ini mempunyai fungsi mencerna amilum menjadi maltosa

Sifat – Sifat Enzim

  • Enzim hanya disintesis oleh sebuah sel dan juga di dalam sel
  • Enzim ini memiliki tempat khusus di dalam sel, misalnya enzim pada siklus Krebs terletak didalam matriks ekstraseluler, sedangkan enzim pada proses glikolisis terletak pada sebuah sitoplasma sel
  • Enzim hanya akan di produksi atau di sintesis apabila sel memiliki sebuah gen untuk enzim tersebut
  • Suhu enzim ialah sama dengan sel, kecepatan laju reaksi yang dikatalisis oleh enzim meningkat seiring dengan peningkatan suhu. Pada suhu yang terlalu tinggi enzim akan mengalami sebuah denaturasi. Sedangkan pada suhu 0 derajat celsius, enzim menjadi tidak aktif lagi.
  • Tingkat keasaman enzim di lingkungan sekitarnya ialah netral (tidak asam maupun basa). Pada saat pH terlalu asam maupun terlalu basa, enzim akan menjadi kurang aktif.
  • Semakin tinggi konsentrasi enzim, maka reaksi akan berubah meningkat hingga batas-batas tertentu
  • Kecepatan laju reaksi akan meningkat apabila konsentrasi subtrat meningkat pula
  • Enzim sangat spesifik akan ikatannya terhadap sebuah molekul
  • Enzim tidak akan mengubah suatu tetapan proses reaksi, akan tetapi hanya mempercepat tercapainya tetapan tersebut
  • Enzim dapat mempercepat proses laju sebuah reaksi 107– 1013 kali
  • Enzim memiliki sifat biokatalisator. Katalis yaitu kemampuan untuk memindahkan atau membawa suatu senyawa / molekul ke dalam keadaan yang lain
Baca Juga :   Proses Metamorfosis Nyamuk

Macam – Macam Enzim

  1. Berdasarkan tempat enzim bekerja

  • Endoenzim (enzim intraseluler)        = merupakan sebuah enzim yang kerjanya di dalam sel
  • Eksoenzim (enzim ekstraseluler)      = merupakan sebuah enzim yang kerjanya di luar sel
  1. Berdasarkan cara terbentuknya, yaitu :
  • Enzim konstitutif adalah sebuah  enzim yang jumlahnya dipengaruhi oleh kadar molekul awalnya (substrat). Contohnya adalah enzim amilase yang terdapat pada saliva.
  • Enzim adaptif adalah sebuah enzim yang pembentukannya distimulasi oleh adanya substrat, misalnya enzim β-galaktosidase yang dihasilkan oleh bakteri E.coli yang ditumbuhkan di dalam medium yang mengandung laktosa
  1. Berdasarkan proses metabolismenya, yaitu :
  • Enzim katalase adalah sebuah enzim yang bersifat antioksidan pada makhluk hidup akibat fungsinya yang membantu mengubah hidrogen peroksida (H2O2) yang berasal dari respirasi (pernafasan) menjadi air (H2O) dan oksigen (O2). Hal ini dilakukan oleh tubuh melalui sebuah enzim katalase karena H2O2 bahaya bagi tubuh karena mudah bereaksi (oksidator kuat) dan bersifat korosif.
  • Enzim oksidase adalah sebuah enzim yang fungsinya untuk mempercepat penggabungan ikatan oksigen (O2) pada substrat tertentu yang spesifik dengan mengkatalisis transfer elektron, dan pada waktu yang bersamaan, oksigen tersebut juga direduksikan menjadi air (H2O)
  • Enzim karbosilase adalah sebuah enzim yang fungsinya untuk mengubah asam organik dengan cara bolak balik. Seperti enzim karbosilase piruvat yang mengkatalisis proses karboksilasi asam piruvat menjadi oksaloasetat. Pada keadaan kekurangan oksigen pada tubuh tersebut, asam piruvat dipecah secara anaerob menghasilkan asam laktat pada manusia dan hewan, menjadi etanol pada tumbuhan. Penumpukan asam laktat ini akan menyebabkan terjadinya berupa keletihan atau kelelahan yang bermakna pada seseorang.
  • Enzim hidrase adalah sebuah enzim yang fungsinya untuk menambah atau mengurangi air (H2O) dari senyawa spesifik tertentu, dengan tidak menyebabkan terurainya senyawa tersebut. Contohnya yaitu: enzim hidrase seperti akonitase, enolase, dan fumarase
  • Enzim dehidrogenase adalah sebuah enzim yang fungsinya memindahkan hidrogen dari suata molekul/zat ke zat lainnya. Dengan begitu, enzim ini dapat membantu untuk melangsungkan proses oksidasi didalam sel-sel hidup.
  • Enzim desmolase adalah sebuah enzim oksidase dan reduktase yang fungsinya membantu penggabungan atau pemindahan ikatan karbon, dan pemutusan ikatan-ikatan C-C, C-N. Seperti enzim aldolase yang diubah dalam bentuk pemecahan fruktosa menjadi gliseraldehid dan dehidroksiaseton.
  • Enzim transphoforilase adalah sebuah enzim yang fungsinya memindahkan H3PO4 dari suatu molekul/zat ke molekul lainnya dibantu oleh ion magnesium (Mg2+).
  • Enzim peroksida adalah sebuah enzim oksireduktase yang terdiri atas protein heme yang terdapat pada organisme prokariotik dan eukariotik. Fungsinya mengkatalisis proses oksidase substrat organik dengan H2O2, dan mereduksinya menjadi H2O.
  1. Berdasarkan proses reaksi yang dikatalisis

Karbohidrase

Enzim karbohidrase yaitu enzim-enzim yang mengkatalisis pemecahan karbohidrat. Enzim ini terutama terdapat pada disaliva (air ludah) dan usus halus.

Contoh dari enzim ini yaitu: enzim selulose, amilase, pektinase, maltose, sukrose, laktose. (fungsi nya sudah dibahas diatas)

Protease

Enzim protease ini umunya disebut juga dengan proteinase, proteolitik atau peptidase. Yaitu merupakan enzim-enzim yang mengkatalisis pemecahan rantai protein didalam tubuh, sehingga protein yang masuk melalui makanan dapat menjadi molekul yang lebih sederhana diserap kedalam pembuluh darah dan dibawa ke sirkulasi menuju seluruh tubuh. Enzim protease ini terutama terdapat pada lambung dan di usus halus.

Contoh dari enzim ini yaitu: enzim pepsin, renin, tripsin, enterokinase, peptidase, dan gelatinase.

Esterase

Enzim esterase ialah sebuah enzim yang fungsinya mengkatalisis pemecahan rantai ester, terutama yang ditemukan di dalam asam nukleat dan juga lipid (lemak).

Contoh dari enzim esterase yaitu: enzim lipase, dan fosfatase.

Struktur Enzim

Struktur enzim ini dapat kita ketahui melalui gambar di bawah berikut:

Baca Juga :   Spesies Adalah - Pengertian, Macam-Macam Dan Contohnya

Gambar Struktur Enzim

 

Demikianlah pembahasan mengenai pengertian enzim. Semoga dapat memberikan manfaat ya …

Baca Juga: