Pengertian Equator

Posted on

Pengertian Equator – Berikut ini rumusbilangan.com akan membahas tentang rangkuman makalah materi Equator yang akan diterangkan mulai dari pengertian, jenis, fungsi, struktur, unsur, jurnal, tujuan, ciri, makalah, peran, makna, konsep, kutipan, contoh secara lengkap.

Garis lintang khatulistiwa adalah 0 derajat, sedangkan panjang khatulistiwa sekitar 40.070 km, yang dimaksud dengan khatulistiwa. Di ekuator, matahari berada di aquinoctuary pada siang hari tepat di atas langit, sehingga durasi siang hari sama sepanjang tahun dan sekitar 12 jam. Bagian bumi yang dilintasi oleh garis khatulistiwa sebagian besar adalah lautan, di mana garis khatulistiwa melintasi daratan atau perairan di 14 negara dari 0 derajat ke timur, seperti yang terlihat dari permukaan bumi.

Garis khatulistiwa adalah satu-satunya garis dengan lingkaran besar. Dalam hal ini, garis adalah lingkaran yang menyebar pada bidang atau sumbu bulat seperti bumi dan yang pusatnya menutupi pusat bola.

Karena alasan ini, garis khatulistiwa dianggap sebagai lingkaran besar karena melewati pusat bumi yang tepat dan membaginya menjadi dua bagian. Sementara itu, garis-garis lain dari garis lintang utara dan selatan di garis khatulistiwa bukan lingkaran besar, karena mereka akan menyusut dalam perjalanan ke kutub. Ketika panjangnya berkurang, tidak semua dari dua garis lintang ini dapat melintasi pusat bumi.

Tugu Dari Khatulistiwa

Apa yang pertama kali Anda pikirkan ketika mendengar kota Pontianak? Ya, jawabannya adalah khatulistiwa. Tidak hanya di Indonesia, seluruh penjuru dunia mengenal kota ini sebagai kota katulistiwa. Di Kalimantan Barat ada monumen yang didirikan pada zaman Belanda di tempat khatulistiwa melintasi bumi. Monumen ini disebut Tugu Khatulistiwa atau Monumen Khatulistiwa. Monumen ini terletak di Jalan Khatulistiwa, Pontianak Utara, Provinsi Kalimantan Barat.

Baca Juga :   Danau Adalah

Untuk sampai ke tempat ini, Anda hanya perlu berkendara 3 mil dari pusat kota Pontianak menuju kota Mempawah. Jika Anda membayar tiket 10.000 rupiah, Anda dapat memasuki monumen khatulistiwa dan mempelajari lebih lanjut tentang garis imajiner yang ada di dunia ini.

Anda juga dapat mengalami peristiwa alam yang unik di sekitar monumen khatulistiwa dan hanya terjadi setiap 2 tahun ketika puncak matahari terjadi, fenomena ketika matahari berada langsung di khatulistiwa. Pada saat ini, matahari berdiri secara vertikal di atas kepala kita, jadi tidak ada bayangan. Kejadian ini hanya terjadi pada 21./23. Maret dan September.

Pengaruh Iklim dari Garis Khatulistiwa

Dalam hal ini, iklim di khatulistiwa berbeda secara fisik dan geografis dari belahan bumi di utara dan selatan. Perbedaan ini terutama dalam pola iklim yang sama sepanjang tahun, di mana pola hangat dan basah serta pola hangat dan kering dapat bertahan sepanjang tahun.

Akibatnya, sebagian besar wilayah di daerah khatulistiwa cukup lembab. Pola iklim di khatulistiwa dipengaruhi oleh sinar matahari paling intens. Sementara itu, daerah yang jauh dari khatulistiwa akan menerima lebih sedikit sinar matahari, baik di utara maupun selatan khatulistiwa.

Namun, karena iklim tropis di garis katulistiwa, wilayah ini adalah salah satu daerah dengan keanekaragaman hayati tertinggi di bumi. Ini terbukti dalam banyak spesies flora dan fauna yang mendiami semua hutan hujan tropis khatulistiwa.

Fungsi dari Garis Katulistiwa

Garis khatulistiwa ini memiliki fungsi-fungsi berikut:

  • Sebagai referensi untuk menentukan perbedaan zona iklim di Bumi.
  • Sebagai pembagi antara dua belahan, yaitu belahan selatan dan utara.
  • Ekuator ini digunakan sebagai patokan untuk menentukan lokasi suatu negara atau kota.
  • Iklim tropis di sekitar khatulistiwa memiliki karakteristik berikut:
  • Memiliki suhu rata-rata yang tinggi. Ini terjadi karena matahari vertikal dan suhu udara di iklim tropis ini umumnya 20-23 derajat Celcius. Tetapi di beberapa tempat ia memiliki suhu rata-rata 30 derajat Celcius.
  • Memiliki amplitudo suhu tahunan rata-rata yang kecil. Di ekuator, amplitudo suhu tahunan rata-rata sekitar 1-5 derajat Celcius, sedangkan amplitudo suhu harian lebih besar.
  • Memiliki tekanan udara rendah, yang berubah perlahan dan teratur.
  • Frekuensi curah hujan yang tinggi dibandingkan dengan daerah lain (belahan bumi utara dan selatan).
  • Di daerah sekitar khatulistiwa, panjang siang dan malam relatif sama sepanjang tahun.
Baca Juga :   Pengertian Curah Hujan

Daerah – Daerah yang Dilewati Garis Khatulistiwa

Kota Bonjol
Bonjol adalah sebuah kota di Kabupaten Pasaman, Sumatra Barat. Bonjol menjadi salah satu kota khatulistiwa. Sebagai tanda bahwa kota itu berada pada garis lintang nol derajat, Taman Wisata Khatulistiwa telah dibangun, rumah khas Minangkabau, sebuah lapangan beraspal dengan tulisan “Aku melintasi garis khatulistiwa”, sebuah bangunan bundar biru dan sebuah gerbang dengan Prasasti “Anda melewati katulistiwa”.

Kota Pontianak
Kota Pontianak adalah ibu kota Provinsi Kalimantan Barat. Dia mendirikan monumen khatulistiwa sejak 1928 sebagai penanda di atas garis khatulistiwa, meskipun menurut pengukuran BPPT, monumen dan monumen itu menyimpang hingga 100 meter dari titik 0 derajat.

Kepulauan Batu
Kepulauan Batu adalah kepulauan dari sekitar 48 pulau kecil di barat Pulau Sumatra antara pulau Nias dan Siberut. Pulau-pulau ini milik pemerintahan Nias Selatan, Sumatera Utara. Garis khatulistiwa membentang di utara Pulau Tanahmasa dan merupakan yang terbesar di Kepulauan Batu.

Pulau Sumatra
Di Sumatera, garis khatulistiwa membentang dari perairan Sumatera Utara, Sumatra Barat, Riau, dan Kepulauan Riau.

Pulau Lingga
Pulau Lingga adalah pulau terbesar di Kepulauan Lingga. Pulau 889 kilometer persegi terletak di sebelah timur pulau Sumatra dan termasuk dalam provinsi Kepulauan Riau. Garis khatulistiwa mengalir melalui ujung utara pulau kecil ini.

Pulau Kalimantan
Di Kalimantan, garis khatulistiwa melintasi provinsi Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur.

Berikan Islandia
Pulau Gebe terletak di sebelah timur Pulau Halmahera dan milik kabupaten Halmahera Tengah di utara Maluku. Give Iceland dilintasi oleh garis khatulistiwa (Equator).

Pulau Waigeo
Pulau Waigeo, juga disebut Amberi atau Pulau Waigiu, adalah pulau terbesar di Kepulauan Raja Ampat di provinsi utara Papua Barat.
Di Indonesia, garis katulistiwa tidak hanya melewati kota-kota dan pulau-pulau, tetapi juga perairan seperti Selat Karimata, Selat Makassar, Teluk Tambu dan Teluk Tomini (Sulawesi), Laut Maluku dan Laut Halmahera.
Bangga bahwa tanah ini diberkati oleh garis katulistiwa. Lebih bangga mengetahui bahwa di mana pun di sudut negara ini, garis lintang nol membagi bumi menjadi dua bagian, utara dan selatan.

Baca Juga :   Pengertian Galaksi Bima Sakti

Pulau Sulawesi
Di pulau Sulawesi di provinsi Sulawesi Tengah.

Kepulauan Kayoa
Kepulauan Kayoa adalah pulau di sebelah barat pulau Halmahera, Maluku. Pulau-pulau ini milik kabupaten Halmahera Selatan di Maluku utara. Garis khatulistiwa melintasi pulau-pulau ini.

Pulau Halmahera
Pulau Halmahera adalah pulau terbesar di Kepulauan Maluku dan termasuk dalam provinsi Maluku Utara.

Demikian Pembahasan Materi Kita Kali ini Mengenai Equator. Jangan Lupa Tetap Bersama Kami Di RumusBilangan.com. Semoga Bermanfaat dan dapat menambah wawasan kita. Terimakasih.

Baca Juga :

Pengertian Equator Rating: 5 Diposkan Oleh: Pelajar