Klasifikasi Aves

Posted on

Klasifikasi Aves – Berikut ini rumusbilangan.com akan membahas tentang rangkuman makalah materi Klasifikasi Aves yang akan diterangkan mulai dari pengertian, jenis, fungsi, struktur, unsur, jurnal, tujuan, ciri, makalah, peran, makna, konsep, kutipan, contoh secara lengkap.

Aves adalah vertebrata yang tubuhnya ditutupi bulu. Mantel berasal dari epidermis kulit dan merupakan modifikasi dari sisik pada reptil. Bulu pada burung dapat beradaptasi dengan lingkungannya untuk membentuk sayap, sehingga beberapa burung bisa terbang.

Adapun burung yang memiliki sayap tetapi tidak bisa terbang seperti burung unta, ayam, kiwi, kalkun, dll.

Apa Itu Aves ?

Aves adalah hewan homoitermik atau hewan berdarah panas yang berkembang biak dengan oviposition dan kemudian diinkubasi sampai mereka menetas (Ovipar).

Ciri Ciri Dari Aves

Aves memiliki fitur tubuh yang hampir semuanya tertutup bulu. Fungsinya untuk menghangatkan tubuh

  • Memiliki sayap yang berguna untuk terbang, dan sepasang kaki
  • Di kepala ada paruh, sepasang mata, lubang hidung dan telinga yang menusuk
  • Homoiterm (darah panas)
  • Bernafas dengan paru-paru dan kantung udara
  • Berkembang biak secara seksual dan ovarium (bertelur)
  • Habitat di air dan di darat
  • Obat ekskresi dalam bentuk ginjal dan tanpa kandung kemih.

Struktur Tubuh Dari Aves

  • Permukaan tubuh Aves hampir sepenuhnya ditutupi oleh bulu yang dirancang untuk menghangatkan tubuh dan memiliki sepasang kaki yang bersisik.
  • Leher dan tengkorak fleksibel terkait dengan kondilus oksipital
  • Memiliki otak besar dengan tubuh kavernosa padat adalah bagian otak yang fungsinya untuk mengatur perilaku dan naluri. Dan optik cakar besar adalah bagian otak yang mengatur penglihatan
  • Rahang bawah (rahang bawah) terdiri dari tulang kompleks dan tulang pendengaran (H√∂rknochen)
  • Suara dihasilkan oleh syrinx, yang terletak di kaki trakea. Laring bersifat rudimenter (tidak berkembang) dan tidak memiliki pita suara
  • Jangan memiliki gigi selain dari gigi ovarium yang fungsinya untuk merobek cangkang saat menetas. Mulutnya memiliki paruh rahang atas dan bawah dan terbuat dari tanduk. Paruh rahang atas memiliki lubang hidung (lubang hidung bagian luar lubang hidung bagian luar dan lubang hidung bagian dalam lubang hidung bagian dalam).
  • Wajah burung itu berubah menjadi sayap sehingga burung itu bisa terbang. Lengan burung yang berubah menjadi panjang dan jari tengah terentang untuk menopang bulu saat terbang. Rambut kecil (Alula), yang fungsinya terdiri dari gerakan aerodinamik, didukung pada jari depan yang terpisah. Jari belakang mendukung jari tengah dan anggota badan belakang dimodifikasi untuk berjalan atau berenang atau untuk keduanya. Sebagai aturan, jari hanya harus menunjuk ke belakang (hallux) dan tiga lainnya ke belakang.
  • Tulang panjang dan tulang belakang tidak memiliki epifisis. Tulang berbentuk pelana di tengah sehingga leher burung bisa bergerak bebas
  • Jantung terdiri dari 4 kamar
  • Tidak ada pernapasan diafragma dengan paru-paru dan kantung udara. Airbag memiliki fungsi menyimpan udara dan menghangatkannya saat terbang
  • Telur-telur dilindungi oleh cangkang kapur. Inkubasi dapat dilakukan oleh satu orang tua atau keduanya.
  • Homoiterm
  • Aves pernapasan lengkap, termasuk mulut, kerongkongan, tembolok, kelenjar lambung, empedal berdinding tebal (otot perut), usus kecil, usus besar, dan kloaka. Di mulut adalah kelenjar ludah. Antara usus kecil dan usus besar adalah usus buntu (cecum). Aves memiliki pankreas, hati, dan empedu.
  • Aves memiliki sirkulasi ganda, yang berada dalam sirkulasi darah seluruh tubuh, darah mengalir dua kali melalui jantung.
  • Aves bersifat ovipar dan pembuahan terjadi secara internal. Telur bercabang keras. Hewan betina memiliki ovarium (di sebelah kiri tubuh) dan beberapa spesies mengerami telurnya.
Baca Juga :   Suhu - Pengertian, Jenis, Rumus, Alat Pengukur

Klasifikasi Aves

Klasifikasi Aves
Klasifikasi Aves

Aves dibagi menjadi beberapa pesanan. Urutannya adalah:

  • Burung Paskah (burung penyanyi), misalnya Jalak Bali (Leucopsar rothschildi) dan burung beo (Gracula religiosa)
  • Ciconiiformes (bangau) Contoh bangau (Mycteria leucocephala) dan kuntul besar (Egretta alba)
  • Strigiformes (burung hantu) Contoh burung hantu hutan (Strix sp) dan marigold (Urgolaux dimorpha).
  • Falconiformes (burung pemangsa), misalnya elang botak (Heliacetus leucocephalus), elang emas (Aquila chrisaetos) dan keriting elang (Microhierax caerulescens)
  • Columbiformes (merpati), misalnya, merpati mahkota yang cantik (Goura cristata) dan perkusi (Geopelia striata).
  • Casuariiformes (Kasuare) misalnya Emu (Dromaius novaehollandiae) dan Kasuari dua sisi (Casuarius casuarius).
  • Psittaciformes (beo), misalnya, beo berkepala biru (Pionus menstruus) dan kakatua (Cacatua galerita).
  • Galliformes (unggas), misalnya ayam kampung (Gallus domesticus) dan kalkun (Meleagris gallopavo)

Sistem dan Susunan Organ Aves

Sistem Pernapasan
Burung bernafas dengan paru-paru terhubung ke kantong udara. Airbag membantu bernapas saat terbang, menghemat udara, dan mempertahankan kepadatan burung selama berenang dan pengaturan panas. Dalam kasus burung terbang, Anda bernapas dengan kantung udara di ketiak Anda dengan menggerakkan sayap mereka sehingga mereka dapat menekan dan melepaskan kantung udara, dan ada pertukaran udara di paru-paru.

Sistem Sirkulasi
Jantung pada burung terdiri dari 4 bilik, yaitu atrium kanan, atrium kiri, ventrikel kanan, dan ventrikel kiri seperti pada manusia. Sistem peredaran darah dalam bentuk sirkuit tertutup artinya darah mengalir melalui pembuluh darah dan tidak langsung ke jaringan

Sistem Pencernaan
Sistem pencernaan pada burung adalah sistem pencernaan yang sempurna. Ventriculus in aves digunakan untuk menghancurkan makanan.

Genitourinari
Obat ekskresi dalam bentuk ginjal Methanephros, yang terhubung melalui ureter dengan kloaka, karena Aves tidak memiliki kandung kemih. Limbah nitrogen dikirim sebagai asam urat melalui kloaka (saluran tunggal yang terdiri dari tiga mulut, yaitu saluran genital, feses, dan urin) dengan konsistensi putih yang dicampur dengan feses. Pada burung laut, asam urat juga mengekskresikan garam.

Baca Juga :   Ideologi Fasisme

Alat kelamin di Aves terdiri dari pasangan testis dalam bentuk laki-laki, yang seperti kacang di lobus atas ginjal. Sedangkan pada wanita terdiri dari tuba falopi dan ovarium. Indung telur yang aktif hanya sisi kiri, sedangkan yang kanan belum sempurna. Ketika ovarium matang, itu tampak seperti anggur kuning.

Demikian Pembahasan Materi Kita Kali ini Mengenai Klasifikasi Aves. Jangan Lupa Tetap Bersama Kami Di RumusBilangan.com. Semoga Bermanfaat dan dapat menambah wawasan kita. Terimakasih.

Baca Juga :

Klasifikasi Aves Rating: 5 Diposkan Oleh: Pelajar