Tugas Pokok TNI AD

Posted on

Tugas Pokok TNI AD – Berikut ini rumusbilangan.com akan membahas tentang rangkuman makalah materi Tupoksi yang akan diterangkan mulai dari pengertian, jenis, fungsi, struktur, unsur, jurnal, tujuan, ciri, makalah, peran, makna, konsep, kutipan, contoh secara lengkap.

Angkatan Bersenjata Nasional Indonesia (atau biasa disingkat Tentara Indonesia atau Angkatan Bersenjata) adalah cabang tentara dan bagian dari Tentara Nasional Indonesia (TNI), yang bertanggung jawab atas operasi pertahanan nasional Republik Indonesia di darat.

Tentara dibentuk pada 5 Oktober 1945 sehubungan dengan pembentukan TNI, yang pada awalnya ditetapkan sebagai Tentara Keamanan Rakyat (TKR).

Tentara dipimpin oleh seorang kepala staf (KASAD), yang merupakan pemimpin tertinggi di markas tentara (MABESAD). KASAD saat ini dimiliki oleh Jenderal TNI Andika Perkasa.

Pasukan TNI-AD saat ini terdiri dari dua komandan tempur utama, Kostrad dan Kopassus. Di wilayah pasukan ada 15 komando militer regional dan 46 komando resor militer di setiap wilayah memiliki unit tempur mereka sendiri. Selain komando tempur utama, tentara juga mengajarkan komando pedagogis utama, perwira dan calon perwira di Akademi Militer, Secapa, Seskoad, dan Kepala Pengembangan dan Pengajaran, Kodiklat.

Sejarah Dari TNI

Tugas Utama TNI AD

Kelahiran TNI di awal kemerdekaan Indonesia dimulai dengan bergabungnya pasukan pemimpin Angkatan Bersenjata, baik dari hasil pelatihan Jepang (PETA), Belanda (KNIL), dan yang berasal dari Tentara Rakyat. Hasil merger adalah sebuah badan yang disebut Badan Keamanan Rakyat (BKR), yang kemudian menjadi Tentara Keamanan Rakyat (TKR), Tentara Keamanan Rakyat (TKR), Tentara Republik Indonesia (TRI) dan Indonesia Tentara Nasional “(TNI) diganti namanya. .

Selama era Orde Baru, Tentara Nasional Indonesia (TNI) bergabung dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Merger ini membentuk badan yang disebut “Tentara Nasional Indonesia” (ABRI). Berdasarkan Peraturan MPR No. VI / MPR / 2000, setelah pemisahan peran antara TNI dan Polri, nama Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali digunakan.

Baca Juga :   Komposisi Penduduk

Sejak didirikan, TNI telah memiliki berbagai tugas yang berkaitan dengan menjaga kedaulatan negara, menjaga keutuhan wilayah negara kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia Tahun 1945 dan perlindungan seluruh bangsa dan negara. dari total darah yang tumpah di Indonesia dari ancaman dan gangguan hingga keutuhan negara bangsa.

Tugas Utama TNI AD

Sebagai bagian dari TNI, tugas utama Angkatan Darat berdasarkan Pasal 7 (1) UU No. 34 tahun 2004 adalah untuk menjaga kedaulatan nasional, keutuhan wilayah Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Seluruh bangsa dan seluruh darah Indonesia menumpahkan ancaman dan gangguan yang memengaruhi integritas bangsa dan negara.

Pertahankan Independensi

Segera setelah deklarasi kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, rakyat Indonesia menghadapi Sekutu / Belanda, yang berusaha menjajah kembali rakyat Indonesia. Kembalinya Sekutu / Belanda berada di bawah perlawanan TNI dan penduduk. Perlawanan menyebabkan pertempuran di mana-mana, seperti di Semarang (1945), Ambarawa (1945), Surabaya (1945), Bandung (1947), Medan (1947), Palembang (1947), Margarana (1946), Menado (1946). 1946), Sanga-Sanga (1947), Agresi Militer Belanda I (1947), Agresi Militer Belanda II (1948) dan Serangan Umum 1 Maret 1949.

Meskipun menyerah kepada pemerintah Indonesia saat itu di Yogyakarta, Panglima Besar Soedirman melanjutkan perjuangannya dengan menyamar sebagai agresi militer Belanda II, dengan cara gerilya, untuk kepatuhan pada prinsip-prinsip kepentingan nasional dan negara.

Sebagai hasil dari perlawanan ini, rakyat Indonesia akhirnya mengakui kemerdekaan dan kedaulatan Indonesia pada tanggal 27 Desember 1949. Pertarungan ini berhasil, berkat kemandirian yang kuat, semangat tanpa henti dan perjuangan tanpa pamrih dengan tekad untuk mandiri atau mati.

Menjaga Integritas Bangsa dan Negara

Baca Juga :   Ciri Ciri Hedonisme

TNI dan rakyatnya melakukan operasi domestik seperti penumpasan PKI di Madiun pada tahun 1948 dan gerakan 30 September 1965 melawan pemberontakan DI / TII di Jawa Barat, Aceh, Sulawesi Selatan, terhadap PRRI di Sumatra Barat, Permesta di Menado , Kahar Muzakar di Sulawesi Selatan. Perjuangan ini dilakukan demi bangsa dan negara dan berpegang pada prinsip-prinsip integritas Republik Indonesia.

Operasi keamanan dilakukan dalam kegiatan pemerintah seperti pemilihan umum, Majelis Umum / Majelis Khusus MPR dan keamanan terhadap konflik di Komunitas. Operasi keamanan ini didasarkan pada kepentingan negara dan bangsa dan menyelamatkan kehidupan bangsa dan negara.

Organisasi Dalam TNI

Markas Besar TNI-AD akan dikoordinasikan dengan Markas Besar TNI. Perwira militer senior, kepala staf tentara, adalah perwira bintang empat berpangkat tinggi dengan pangkat kepala pasukan umum di bawah komandan TNI

Kepala Staf

Posisi tertinggi dalam ketentaraan adalah kepala staf ketentaraan, yang biasanya ditempati oleh jenderal berbintang empat. Saat ini, tentara dipimpin oleh Jenderal TNI Andika Perkasa.

Dataran Kotama Regional

Kodam dipimpin oleh pangkat Mayor Jenderal. Korem dipimpin oleh perwira dengan pangkat Brigadir Jenderal / Kolonel. Di bawah Korem ada Komando Distrik Militer (KODIM), yang wilayahnya mencakup wilayah satu atau lebih kabupaten / kota tetapi langsung ke Komando Distrik Militer), maka kepemimpinannya digolongkan sebagai kolonel.

Pangkat

Di tentara, pangkat, seperti di cabang lainnya, terdiri dari perwira, Bintara, dan Tamtama. Pangkat tertinggi dalam pasukan adalah Jenderal Besar dengan lima bintang. Sejauh ini, ada 3 perwira militer yang dianugerahi pangkat. Mereka adalah:

  • Jenderal Besar Sudirman;
  • Jenderal Besar A.H. Nasution;
  • Jenderal Agung Suharto.

Komando Utama Didalam TNI

Pendidikan Komando

  • Komando Pengembangan Doktrin Militer, Pendidikan dan Pelatihan Angkatan Darat (Kodiklatad) dipimpin oleh Letnan Jenderal Anto Mukti Putranto, S.Sos.
  • Akademi Militer (Akmil) dioperasikan oleh Mayor Jenderal Dudung Abdurachman, S.E., M.M.
  • Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapaad) dipimpin oleh Brigjen Urip Wahyudi, S.Ip.
  • Resimen Orangtua Kodam (Rindam) dipimpin oleh Danrindam
Baca Juga :   Gambar Alat Elektronik

Warna Baret Pada TNI

  • Beret Raider: Warna hijau lumut dengan simbol Fast, Quiet, Right (Raider Coat)
  • Baret Kostrad: Hijau dengan simbol Cakra Sapta Agni (simbol Kostrad)
  • Baret Kopassus: Merah dengan simbol Tribhuana Chandrasa (simbol Kopassus)
  • Baret Infanteri (Di Bawah Pussenif Organik atau Kodam): Warna hijau dengan simbol Pussenif
  • Kavaleri Beret: Hitam dengan simbol Pussenkav
  • Baret Artileri Pertahanan Udara: Warna coklat dengan simbol Pussenarhanud
  • Medan Artilery Baret: Warna coklat dengan simbol Pussenarmed
  • Beret Zeni: Warna hijau dengan simbol Ditziad
  • Transport Beret: Warna hijau dengan simbol dithubad
  • Baret Polisi Militer: Biru muda dengan ikon pistol bersilang (tidak seperti lambang Puspomad dengan topeng Gajah Mada)
  • Transport Provision Baret: Warna biru gelap dengan simbol Ditbekangad
  • Army Aircraft Baret: Green dengan lambang kuda bersayap

Keterangannya:

  • Tidak semua cabang memiliki baret.
  • Jika satu unit berada di bawah bioproduk Kostrad, baret Kostrad digunakan (contoh: Yonkav-1 / Kostrad memakai baret hijau (Kostrad) yang tidak hitam), kecuali jika itu milik produk organik Kodam.
  • Balet adalah istilah untuk mendapatkan baret. Tidak mudah untuk mendapatkannya. Oleh karena itu, baret adalah kebanggaan industri apa pun.

Perlengkapan Persenjataan dan Perlengkapan Infanteri Seluruh Tentara Negara Seluruh Dunia

Senjata Ringan

Granat dan Roket

Kendaraan Tank

Pesawat Dalam Pengamanan Negara

Demikian Pembahasan Materi Kita Kali ini Mengenai Tugas Pokok TNI AD. Jangan Lupa Tetap Bersama Kami Di RumusBilangan.com. Semoga Bermanfaat dan dapat menambah wawasan kita. Terimakasih.

Baca Juga :