Makna Sehat Wal ‘afiat dalam Bahasa Arab

Posted on

Makna Sehat Wal ‘afiat dalam Bahasa Arab – Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas makalah mengenai makna dari sehat wal ‘afiat dalam bahasa Arab. Sebelumnya juga kita sudah membahas makalah materi bahasa Arab yaki tentang Motivasi Belajar Bahasa Arab yang mana dalam pembahasan tersebut bertujuan untuk memotivasi kita semua agar terus giat dan semangat dalam mempelajari tatabahasa Arab.

Baiklah tidak perlu berlama – lama, mari langsung saja kita ke pembahasannya berikut !

Makna Sehat Wal 'afiat dalam Bahasa Arab
Makna Sehat Wal ‘afiat dalam Bahasa Arab

Bahasa Arab Sehat dan ‘Afiat

Dalam bahasa Arab, kata sehat yaitu صِحَّة (shihah) yang artinya sehat. Sedangkan ‘Afiat atau dalam tulisan Arabnya yaitu الْعَافِيَةُ yang dapat diartikan sebagai perlindungan dan kekuatan.

Menurut kamus bahasa Arab, kata صِحَّة (shihah) yang artinya sehat memiliki makna yaitu keadaan badan dan bagian – bagiannya yang bebas dari segala macam penyakit.

Sedangkan makna dari الْعَافِيَةُ yang dapat diartikan sebagai perlindungan dan kekuatan adalah perlindungan dari Allah dari segala macam bahaya dan tipu dayanya.

Dalam implementasinya sehari – hari, makna dari الْعَافِيَةُ yang dapat diartikan sebagai perlindungan dan kekuatan, merupakan suatu bentuk perlindungan dari Allah untuk hamba-Nya dari segala macam bencana dan tipu daya, yang mana perlindungan tersebut tidak akan dapat diperoleh tanpa mengindahkan petunjuk – petunjuk dari Allah SWT.

Baca : Buku Panduan Bahasa Arab

Oleh karena itu dapat dismpulkan bahwa, kata صِحَّة (shihah) berarti suatu keadaan tubuh yang terhindar dan terbebas dari segala macam penyakit sedangkan ‘afiat berarti suatu keadaan tubuh yang sehat, kuat dan terlindung dari bencana tipu daya, sehingga tubuh dapat berfungsi sesuai dengan tujuan dari penciptaannya yaitu beribadah dan berbuat kebaikan.

Baca Juga :   Bahasa Arab Bandara

Contohnya : Tubuh sehat yakni tubuh yang bebas dari segala macam penyakit atau dalam artian tidak sakit dan ‘Afiat adalah suatu keadaan tubuh yang sehat dan kuat untuk menjalankan kebaikan yang diperintahkan oleh Allah SWT.

Banyak orang yang sehat badannya, namun malas untuk beribadah, malah untuk berbuat kebaikan, dan lainnya. Itu tandanya orang tersebut adalah orang yang sehat badannya namun belum mendapatkan ‘Afiat dari Allah SWT.

Semoga kita termasuk manusia yang tergolong yang sehat tubuhnya dan ‘afiat dalam menjalankan segala perintah – perintahnya dan menjauhi segala larangannya. Aamiin ….

Untuk itu, kita juga di berikan keteladanan dari Nabi kita yaitu Nabi Muhammad SAW tentang doa ‘afiat yang selalu beliau panjatkan, yaitu :

اللهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالآخِرَةَ, اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِيْ دِيْنِيْ وَأَهْلِيْ وَمَالِيْ…

Artinya : “Ya Allah, sesungguhnya aku betul-betul memohon kepadaMu maaf, dan ‘afiyat di dunia dan akhirat. Ya Allah, sesungguhnya aku betul-betul memohon kepadaMu maaf dan ‘afiyat pada agamaku, keluargaku dan hartaku…” (HR. Abu Daud 5074, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Abi Daud)

Dan juga dari Abu Bakr ash-Shiddiq radhiyallâhu ‘anhu, sesungguhnya Rasûlullâh shallallâhu ‘alaihi wasallam menegaskan bahwa :

سَلُوْا الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فَإِنَّ أَحَدًا لَمْ يُعْطَ بَعْدَ الْيَقِيْنِ خَيْرًا مِنَ الْعَافِيَةِ

Artinya : “Mohonlah ampunan dan afiat. Sesungguhnya seorang hamba tidak memperoleh karunia yang lebih baik setelah (memperoleh) al-yaqiin dari menerima afiat” (HR. At Tirmidzi 3558, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Al Jami’ 3632)

Dan terakhir dikisah dari Al Abbas bi Abdul Muththalib ra. bahwa dia meminta petunjuk kepada Rassulullah SAW. tentang apa yang dimintanya dalam doanya kepada Allah ta’alaa. Kemudian Rasulullah saw memerintahkannya untuk memohon ‘afiat.

Baca Juga :   Soal UNBK SMP 2019

Baca : Keistimewaan Bahasa Arab

Dari al ‘Abbas bin ‘Abdul Muththalib ra, paman Nabi shallallâhu ‘alaihi wasallam, ia berkata, “Ya Rasulullah, ajarkanlah kepadaku sesuatu yang aku minta kepada Allâh Azza wa Jalla!”. Beliau menjawab, ‘Mintalah afiat’. Selang beberapa hari kemudian, aku bertanya, ‘Ya Rasulullah, ajarkanlah kepadaku sesuatu yang aku minta kepada Allâh Azza wa Jalla!”. Beliau bersabda kepadaku, “Wahai ‘Abbas, paman Rasûlullâh, mintalah kepada Allâh afiat di dunia dan akhirat”.

Demikianlah pembahasan kita mengenai makna sehat wal ‘afiat dalam Islam. Semoga bermanfaat dan semoga kita termasuk golongan umat yang diberikan sehat dan ‘afiat oleh Allah swt. Aamiin