Pengertian Sosiologi

Posted on

Pengertian Sosiologi – Apa yang kalian ketahui tentang Sosiologi? Pastinya kalian sudah sangat sering mendengar kata “sosiologi”. Kali ini saya akan membahas tentang apa itu Sosiologi secara umum dan menurut para ahli beserta dengan hal-hal yang ada didalamnya.

Pengertian Sosiologi
Pengertian Sosiologi

Apa yang dimaksud dengan Sosiologi sebenarnya? Sosiologi merupakan sebuah bidang ilmu yang mempelajari tentang kehidupan manusia yang sebagai mahluk sosial dan juga interaksi antar manusia yang terjadi di dalam lingkungan masyarakat.

Sosiologi Menurut Para Ahli

Berikut ini merupakan pengertian dari Sosiologi menurut para ahli yaitu, diantaranya sebagai berikut : 

1. Mile Durkheim

Menurut Mile Durkheim yaitu Sosiologi adalah sebuah ilmu yang menganalisa atau mempelajari tentang berbagai fakta yang terdapat didalam kehidupan sosial seperti tindakan, cara berpikir dan berperasaan.

2. Soejono Sukamto

Menurut Soejono Sukamto Sosiologi adalah sebuah ilmu yang secara khusus mempelajari tentang berbagai macam segi kemasyarakatan yang memiliki sifat secara umum serta berupaya untuk mendapatkan beberapa pola umum dalam kehidupan di masyarakat.

3. Roucek dan Warren

Menurut Roucek dan Warren sosiologi adalah sebuah ilmu sosial yang mempelajari tentang hubungan antara manusia dengan kelompok-kelompoknya didalam lingkungan bermasyarakat.

4. Allan Jhonson

Pengertian sosiologi menurut beliau yaitu sebuah ilmu yang mempelajari tentang kehidupan dan juga perilaku manusia. Khususnya yang berkaitan dengan sebuah sistem sosial dan bagaimana sistem sosial tersebut dapat mempengaruhi orang lain.

Sejarah dan Istilah Sosiologi

Istilah dari Sosiologi sebagai cabang Ilmu Sosial pertama kali dicetuskan oleh seorang ilmuwan Perancis yang bernama August Comte tahun 1842, kemudian beliau dikenal sebagai Bapak Sosiologi.

Baca Juga :   Percobaan Sachs - Sejarah, Teori, Tujuan, dan Laporan

Comte juga membedakan antara Sosiologi Statis dan Sosiologi Dinamis. Sosiologi stati yaitu sosiologi yang perhatiannya dipusatkan pada hukum-hukum statis yang sudah menjadi dasar dari adanya masyarakat. Sedangkan sosiologi dinamis di mana perhatiannya selalu dipusatkan tentang perkembangan dari masyarakat didalam arti pembangunan.

Pernyataan Comte tersebut disambut baik oleh masyarakat luas, hal itu terlihat dari tampilnya beberapa Ilmuwan besar didalam bidang Sosiologi. Para Ilmuan itu diantaranya seperti Herbert Spencer, Karl Marx, Emile Durkheim, Ferdinand Tönnies, Georg Simmel, Max Weber, dan Pitirim Sorokin semuanya berasal dari Negara Eropa. Masing-masing dari mereka sangat berjasa menyumbangkan berbagai pendekatan yang mempelajari tentang masyarakat, yang sangat berguna untuk perkembangan dari Sosiologi.

Karakteristik Dasar Sosiologi

Sosiologi itu sendiri memiliki beberapa karakteristik dasar yang dapat membedakannya dengan bidang ilmu yang lainnya. Menurut seorang ilmuan yang bernama R. Lawang (1989), sifat dasar dari Sosiologi yaitu sebagai berikut :

  • Empiris, yang berarti Sosiologi merupakan sebuah ilmu yang didasari oleh observasi yang masuk akal, dimana hasilnya bukan sesuatu yang bersifat spekulatif.
  • Teoretis, artinya didalam penyusunan abstraksi, sosiologi dibuat berdasarkan hasil dari observasi yang konkret di lapangan. Abstraksi biasanya disusun secara logis dengan menjelaskan hubungan sebab-akibat sehingga menjadi sebuah teori yang mudah dipahami.
  • Komulatif, artinya sebuah sosiologi disusun berdasarkan dari teori-teori yang sudah ada, yang selanjutnya diperbaiki, diperluas, sehingga mampu menguatkan teori-teori yang sudah ada.
  • Nonetis, artinya sebuah pembahasan dari suatu masalah yang ada dalam sosiologi tidak perlu mempersoalkan tentang baik atau buruknya masalah tersebut, namun lebih tertuju untuk menjelaskan masalah secara mendalam.

Hakikat Sosiologi

  • Sosiologi merupakan sebuah ilmu pengetahuan yang empiris dan rasional.
  • Sosiologi adalah sebuah ilmu sosial, bukan ilmu pengetahuan alam ataupun ilmu pasti, karena yang dipelajari didalamnya yaitu gejala-gejala dari kemasyarakatan.
  • Sosiologi termasuk kedalam disiplin ilmu kategori, bukan merupakan sebuah disiplin ilmu normatif, karena sosiologi selalu membatasi diri dengan apa yang terjadi, bukan apa yang seharusnya terjadi.
  • Sosiologi merupakan cabang ilmu pengetahuan umum, artinya sosiologi mempunyai beberapa gejala umum yang terdapat pada interaksi antara manusia.
  • Sosiologi juga termasuk salah satu ilmu pengetahuan yang murni (pure science) dan didalam perkembangannya, sosiologi menjadi sebuah ilmu pengetahuan terapan (applied science).
  • Sosiologi termasuk ilmu pengetahuan yang abstrak dan bukan ilmu pengetahuan konkret. Artinya hal ini menjadi perhatian karena bentuk dan pola peristiwa didalam masyarakat secara menyeluruh, bukan hanya peristiwa itu sendiri.
  • Sosiologi bertujuan untuk menghasilkan pengertian, pola-pola umum, mencari sebuah prinsip-prinsip dan juga hukum-hukum umum dari sebuah interaksi manusia, sifat, hakikat, bentuk, isi, dan struktur kemasyarakat manusia.
  • Sosiologi merupakan sebuah ilmu pengetahuan umum, yang berarti sosiologi mempunyai gejala-gejala umum yang terdapat pada interaksi antar manusia di lingkungan kemasyarakatan.
Baca Juga :   Bahasa Arab Anggota Tubuh Kosakata Beserta Artinya

Objek Sosiologi

Sebagai salah satu ilmu pengetahuan, sosiologi juga memiliki beberapa objek. Adapun beberapa objek sosiologi tersebut yaitu sebagai berikut :

  • Objek Material, yaitu sebuah kehidupan sosial, gejala-gejala, dan juga proses hubungan antara individu didalam masyarakat yang mempengaruhi kesatuan dari individu itu sendiri.
  • Objek Formal, yaitu manusia yang berperan sebagai mahluk sosial dan berinteraksi antara manusia dengan manusia, serta proses yang ditimbulkan dari interaksi tersebut di dalam lingkungan masyarakat.
  • Objek Budaya, yaitu salah satu faktor yang mempengaruhi sebuah interaksi antar manusia di dalam lingkungan masyarakat.
  • Objek Agama, yaitu sebuah faktor yang dapat memicu interaksi sosial masyarakat yang mempengaruhi hubungan manusia di dalam lingkungan masyarakat.

Fungsi Sosiologi

Kegunaan Sosiologi pada masyarakat yaitu, diantaranya sebagai berikut :

  • Untuk sebuah penelitian
    Tanpa penelitian dan penyelidikan, sosiologi tidak akan memperoleh sebuah perencanaan sosial yang efektif ataupun pemecahan masalah-masalah sosial dengan baik
  • Untuk pembangunan
    Sosiologi juga berguna untuk memberikan sebuah data-data sosial yang sangat dibutuhkan pada tahap perencanaan, pelaksanaan maupun sebuah penilaian pembangunan.

F.A.Q

Apa itu Sosiologi?

Sosiologi merupakan sebuah bidang ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang kehidupan manusia sebagai mahluk sosial dan juga interaksi antar manusia yang terjadi di dalam lingkungan masyarakat.

Sebutkan Karakteristik Sosiologi menurut R. Lawang! 

Karakteristik Sosiologi terbagi menjadi beberapa jenis yaitu Empiris, Teoritis, Komulatif, dan Nonetis.

Jelaskan Sosiologi menurut Max Weber!

Menurut Max Weber Sosiologi memiliki arti yang sangat sederhana yakni sebuah Ilmu yang mempelajari atau sebuah upaya didalam memahami tentang berbagai macam tindakan sosial.

Sekian pembahasan kali ini, semoga bermanfaat dan memabntu para pembaca untuk memahaminya.

Baca Artikel Terkait Lainnya :

Pengertian Sosiologi Rating: 5 Diposkan Oleh: Pelajar