Gaya Antar Molekul

Posted on

Penjelasan Tentang Gaya Antar Molekul, Contoh Soal Gaya Antar Molekul, Gaya Antar Molekul PDf, Dll – Hallo sahabat pembaca yang budiman, pada kesempatan yang berbahagia kali ini kita akan membahas makalah tentang Gaya Antar Molekul PDf dan penjelasannya yang lain. Bahwasannya di dalam materi sebuah ikatan kimia dijelaskan bahwa suatu senyawa dapat terbentuk karena atom – atom yang saling berikatan. Ikatan itu disebabkan karena adanya gaya tarik – menarik antar atom di dalam molekulnya. Apabila gaya ini kemudian diganggu atau diberi suatu aktivitas maka akan terjadi suatu reaksi kimia.

Itulah pengantar tentang materi yang akan kita bahas kali ini. Untuk itu mari langsung saja kita simak uraian materinya di bawah berikut ini !

Pengertian Gaya Antar Molekul

Gaya antar molekul merupakan termasuk gaya elektromagnetik yang terjadi antara molekul – molekul atau antara bagian yang terpisah jauh, yang berupa kohesi antara molekul yang serupa, seperti : pada tegangan permukaan, atau adhesi antara molekul yang tak serupa, seperti : pada kapilaritas.

Menurut teori, gaya antar molekul ini memiliki gaya tarik yang lebih lemah jika dibandingkan dengan gaya intra molekul (gaya di dalam molekul). Gaya antar molekul ini juga dapat mempengaruhi kepolaran masing-masing molekul dan sifat fisisnya seperti titik beku, titik didih dan titik leleh.

Gaya antar molekul ini mempunyai sifat tarik menarik dan juga sebaliknya tolak – menolak antar molekul. Ketika dua molekulnya berdekatan, maka gaya tolak antara muatan yang sama akan timbul dan semakin tinggi energi tolaknya tersebut. Oleh sebab itu akan dibutuhkan energi yang lebih tinggi pula untuk memampatkan suatu molekul.

Baca Juga :   Contoh Soal Matriks dan Jawabannya Kelas 11

Awal mula penelitian tentang gaya antarmolekul ini bermula dari pengamatan makroskopik yang menunjukkan adanya sebuah aksi gaya-gaya pada tingkat molekul atau mikroskopik. Pengamatan ini terdiri dari sikap termodinamik gas non-ideal yang dicerminkan oleh koefisien virial, tekanan uap, viskositas, tegangan permukaan dan data adsorpsi.

Rujukan awal tentang teori gaya – gaya mikroskopik didapati pada tulisan Alexis Clairaut yang berjudul “Theorie de la Figure de la Terre“. Serta sejumlah cendekiawan yang berkontribusi terhadap penelitian gaya – gaya mikroskopik ini antara lain yaitu : Laplace, Gauss, Maxwell dan Boltzmann.

Baca : Isotop Isobar Isoton

Macam – Macam Gaya Antar Molekul Serta Contohnya

Gaya antar molekul ini terbagi menjadi beberapa macam jenis. Dibawah ini adalah beberapa macam jenis tersebut dan contohnya yaitu sebagai berikut :

1. Gaya London (Dispersi)

Dispersi atau Gaya London adalah jika suatu elektron bergerak di dalam molekul maupun atom, gerakan tersebut adalah acak sehingga menyebabkan elektron hanya berada di satu sisi molekul atau atom tersebut. Keadaan tersebut membuat partikel menjadi dipol yang hanya berlangsung sesaat sehingga disebut dengan istilah dipol sesaat.

Perhatikan gambar berikut :

Dipol sesaat ini dapat mempengaruhi dipol yang ada didekatnya. Namun, jika di salah satu sisi partikel terbentuk sisi negatif, maka sisi yang lainnya akan tertolak. Dan apabila dua partikel yang memiliki dipol berbeda berdekatan maka akan terjadi tarikan sementara sehingga kedua partikel menyatu.

Gaya tarikan pada atom bebas dan molekul yang bersifat nonpolar, gaya ini disebut gaya London, yang terjadi disemua partikel. Namun, untuk senyawa ion, pengaruhnya dapat dibilang sangat kecil kalau dibandingkan dengan gaya tarik menarik yang terjadi antar ion.

Lihat gambar dibawah :

2. Gaya Van der Waals

Nama gaya Van der Waals ini diambil dari nama seorang ilmuwan yaitu Johannes Van der Waals. Gaya ini terjadi pada molekul – molekul yang terjadi dipol permanen misalnya seperti : pada molekul ionik dan kovalen polar. Jika molekul tersebut memiliki kutub yang sama maka keduanya akan tolak menolak. Sebaliknya, apabila kutub keduanya tersebut berbeda maka akan tarik menarik.

Baca Juga :   Ciri Ciri Rawa

Perhatikan gambar berikut :

Gaya Van der Waals ini apabila terjadi pada molekul polar atau molekul-molekul dipol permanen, maka dinamakan sebagai gaya dipol-dipol. Jika semakin besar nilai momen dipol yang dimiliki molekul-molekulnya, maka akan semakin besar pula gayanya.

Baca : Sistem Periodik Unsur Kimia

Kemudian, apabila interaksi tarik – menarik atau tolak menolak terjadi pada ion (baik itu positif atau negatif) dengan molekul dipol permanen, maka dinamakan dengan gaya ion dipol.

Perhatikan gambar berikut :

3. Ikatan Hidrogen

Ikatan hidrogen ini merupakan gaya tarik menarik yang terjadi antara atom hidrogen di dalam suatu senyawa – senyawa yang terdapat ikatan antara hidrogen dengan atom N, O, dan F. molekul polar seperi H2O mempunyai ujung-ujung yang muatannya saling berlawanan. Dalam sebuah molekul, dipol menata dirinya sendiri sehingga sisi bermuatan positif akan berdekatan dengan sisi yang bermuatan negatif.

Perhatikan contoh gambar dibawah berikut :

Tarikan dipol yang sangat kuat yang terjadi di antara molekul apabila memiliki atom hidrogen yang terikat dengan Nitrogen, Oksigen, atau Fluorin. Ujung positif dipol dapat mendekat ke arah ujung dipol negatif molekul lain, sehingga keduanya saling berdekatan dan terjadi gaya tarik menarik yang sangat kuat yang disebut dengan ikatan hidrogen. Kekuatan ikatan hidrogen mencapai 5 hingga 10% daripada ikatan kovalen tersebut.

Baca : Macam Macam Unsur Kimia

Demikianlah pembahasan makalah tentang Gaya Antar Molekul. Semoga bermanfaat ya …..