Kata-Kata Mutiara Bahasa Arab Tentang Ilmu

Posted on

Kata-Kata Mutiara Bahasa Arab Tentang Ilmu – Ilmu adalah sesuatu hal yang penting yang dalam istilah bahasa Arab disebut العِلْـمُ yang bermakna memahami, mengerti atau mengetahui dalam sebuahkaitannya yaitu ilmu pengetahuan. Ilmu merupakan suatu usaha – usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan dan meningkatkan suatu pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan dalam alam manusia.

Pada kesempatan kali ii, kita akan membahas makalah materi tentang kata mutiara bahasa Arab khususnya tentang Ilmu. Materi ini sangat cocok bagi kita seorang pelajar sebagai motivasi atau dorongan semangat untuk menuntut Ilmu.

Untuk itu, mari langsung saja kita simak uraiannya dibawah berikut ini !

Kata Mutara Tentang Ilmu

Kata-Kata Mutiara Bahasa Arab Tentang Ilmu

Berikut ini adalah beberapa kata – kata mutiara tentang menuntut Ilmu bahasa Arab dan artinya !

Ada pepatah Arab mengatakan :

ِالكَلَامُ إِذَا خَرَجَ مِنَ القَلْبِ وَصَلَ إِلَى القَلْب

Artinya : “Perkataan jika keluar dari hati akan sampai ke hati (juga).

Salah satu hal, mengapa kata mutiara bisa menumbuhkan motivasi yang tinggi. Pepatah diatas mungkin adalah salah satu jawabannya. Sebab, semua perkataan, perbuatan dan tingkah laku jika didasari dari bersihnya hati dan ketulusan niat, maka itu akan menghasilkan semangat dan menumbuhkan motivasi yang tinggi.

Baca : Kata – Kata Mutiara Bahasa Arab (محفوظات)

Kata Mutiara

Imam Syafi’i –rahimahullahu– berkata:

لَيْسَ العِلْمُ مَا حُفِظَ ، إِنَّمَا العِلْمُ مَا نَفَعَ

Laysal-‘ilmu maa hufizha, innamal-‘ilmu maa nafa’a

“Ilmu bukanlah apa yang dihafaal, akan tetapi yang bermanfaat“.

Imam Az-Zuhri -rahimahullahu- berkata:

إِنَّمَا يُذْهِبُ العِلْمَ النِّسْيَانُ ، وَتَرْكُ الـمُذَاكَرَةِ

Baca Juga :   Biodata Bahasa Arab Penyair Alfarazdaq

Innamaa yudzhibul-‘ilman-nisyaanu, wa tarkul-mudzaakarati

“Sesungguhnya yang menyebabkan ilmu hilang adalah lupa dan tidak mengulanginya

Imam Mujahid -rahimahullahu- berkata:

لَا يَتَعَلَّمُ العِلْمَ مُسْتَحْيٍ وَلَا مُسْتَكْبِرٌ

Laa yata’allamul ‘ilma mustahyin wa laa mustakbirun

“Tidak akan pernah belajar orang yang malu dan sombong”

Baca :  Kata Mutiara Bahasa Arab (2)

Imam Sufyan Ats-Tsauri -rahimahullahu- berkata:

اِعْلَمْ أَنَّ العِلْمَ إِنْ لَـمْ يَنْفَعْكَ ضَرَّكَ

I’lam annal-‘ilma in lam yanfa’ka dharraka

“Ketahuilah bahwa jika ilmu tidak memberimu manfaat, maka akan membahayakanmu”

Seorang pujangga Arab berkata:

العِلْمُ أَفْضَلُ خَلَفٍ ، وَالعَمَلُ بِهِ أَفْضَلُ شَرِفٍ

Al-‘ilmu afdhalu khalifin, wal-‘amalu bihi akmalu syarafin

Ilmu adalah warisan terbaik, dan mengamalkannya adalah kemulian paling sempurna”

Imam Yahya bin Abi Katsir –rahimahullahu– berkata:

لَا يُسْتَطَاعُ العِلْمُ بِرَاحَةِ الجِسْمِ

Laa yustathaa’ul-‘ilmu biraahatil jismi

“Ilmu tidak akan didapat dengan santai-santai”

Imam Syafi’i –rahimahullahu– berkata:

لَا يُدْرَكُ العِلْمُ إِلَّا بِالصَّبْرِ عَلَى الضُّرِّ

La yudrakul-‘ilmu illaa bish-shabri ‘aladh-dhurri

Ilmu tidak akan didapat kecuali dengan bersabar atas kesulitan”

Imam Ath-Thabari –rahimahullahu– berkata:

يَنْبَغِي لِطَالِبٍ أَنْ لَا يَدَعَ طَلَبَ العِلْمِ حَتَّى الـمَمَاتِ

Yam baghii lithaalibin an laa yada’a thalabal-‘ilmi hattal-mamaati

Sepantasnya seorang pelajar tidak meninggalkan menuntut ilmu hingga mati”

Imam Said bin Jubair -rahimahullahu- berkata:

لَا يَزَالُ الرَّجُلَ عَالِـمًا مَا تَعَلَّمَ

laa yazaalur-rajulu ‘aaliman maa ta’allama

Seseorang masih disebut alim selama ia belajar”

Imam Fudhail bin Iyadh –rahimahullahu– berkata:

مَنْ عَلِمَ لَيْسَ كَمَنْ لَـمْ يَعْلَمْ

Man ‘alima laysa kaman lam ya’lam

Siapa berilmu tidak seperti orang yang belum berilmu”

Imam Hasan Al-Bashri -rahimahullahu- berkata:

Baca Juga :   Pengertian Sosial Dalam kelompok Dan Organisasi Serta Unsurnya

إِذَا اِسْتَرْذَلَ اللهُ عَبْدًا زَهَّدَهُ فِي العِلْمِ

Idzaa istardzalallahu ‘abdan, zahhadahu fil-‘ilmi

“Jika Allah ingin menghinakan seorang hamba, Dia akan menjauhkannya dari ilmu”

Seorang bijak berkata :

قَلِيْلٌ مِنَ العِلْمِ مَعَ العَمَلِ بِهِ، أَنْفَعُ مِنْ كَثِيْرٍ مِنَ العِلْمِ مَعَ قِلَّةِ العَمَلِ بِهِ

Qaliilun minal-‘ilmi ma’al-‘amali bihi, anfa’u min katsiirin minal-‘ilmi ma’a qillatil-‘amali bihi

Sedikit ilmu yang dibarengi dengan amal, lebih bermanfaat dari pada banyak ilmu tapi sedikit beramal”

Seorang penyair berkata :

لَيْسَ الجَمَالُ بِأَثْوَابٍ تُزَيِّنُنَا

Laysal-jamaalu bi-atswaabin tuzayyinunaa

Keindahan tidak terletak pada pakaian yang menghiasi kita”

إِنَّ الجَمَالَ جَمَالُ العِلْمِ وَالأَدَبِ

Innal jamaala jamaalul ‘ilmi wal adabi

Keindahan yang sesungguhnya adalah keindahan ilmu dan adab”

Abbas Al-Aqqad berkata :

كُلُّ شَيْءٍ يَرْخُصُ إِذَا كَثُرَ إِلَّا العِلْمُ ، فَإِنَّهُ إَذَا كَثُرَ غَلَا

Kullu syay-in yarkhushu idzaa katsura illal-‘ilmu, fa-innahuu idzaa katsura ghalaa

“Segala sesuatu akan menjadi murah jika banyak kecuali ilmu, jika banyak ilmu akan menjadi mahal”

Sahabat Abu Darda –radhiallahu ‘anhu– berkata :

يَرْزُقُ اللهُ العِلْمَ السُّعَدَاءَ وَيَـحْرِمُهُ الأَشْقِيَاءَ

Yarzuqullahul ‘ilmas-su’adaa a wa yahrimuhul asyqiyaa a

Allah mengaruniakan ilmu kepada orang-orang yang bahagia dan menahannya dari orang-orang yang celaka atau sengsara”

Sahabat Ibnu Mas’ud –radhiallahu ‘anhu– berkata:

اُغْدُ عَالِـمًا أَوْ مُتَعَلِّمًا ، وَلَا تَغْدُ إِمَّعَةً بَيْنَ ذَلِكَ

Ughdu ‘aaliman aw muta’alliman, wa laa taghdu imma’atan bayna dzaalika

Jadilah seorang alim atau pelajar, dan jangan menjadi pengekor selain keduanya”

Demikianlah pembahasan makalah tentang Kata Mutiara Tentang Ilmu Bahasa Arab. Semoga dapat memberikan wawan ilmu buat kita semua ….