Pengertian Isim Mabni dan Isim Mu’rab dalam Ilmu Nahwu

Posted on

Pengertian Isim Mabni dan Isim Mu’rab dalam Ilmu Nahwu – Hallo sahabat, pada kesempatan kali ini, kita akan membahas makalah tentang Isim Mabni dan Isim Mu’rab yang merupakan pelajaran dari ilmu Nahwu dalam kaidah Tata Bahasa Arab. Sebelumnya juga kita sudah belajar tentang Penjelasan Isim Mutsanna dan Pengertian Isim Isyarah.

Untuk itu mari kita tambah pelajaran kita yakni tentang Isim Mabni dan Isim Mu’rab ini dibawah berikut ini !

Isim Mabni dan Mu'rab
Isim Mabni dan Mu’rab

Pengertian Isim Mabni

Isim Mabni adalah kata benda yang mempunyai tanda harokat huruf terakhirnya tidak bisa berubah meskipun pada kalimatnya mengalalami perubahan.

Contohnya seperti pada kalimat berikut ini :

Kalimat هَذِهِ yang dibacanya haadzihi dan artinya adalah ini, maka pada kalimat ini tersebut tidak akan pernah mengalami perubahan pada harokat ataupun huruf di akhir katanya, meskipun pada susunan paragrafnya mengalami perubahan. Intinya dalam kalimat tersebut selalu هَذِهِ (haadzihi) apapun keadaannya.

Baca :  100 Mufrodats Bahasa Arab (Isim dan Fi’il)

Pengertian Isim Mu’rab

Isim mu’rob ialah jenis isim atau kata benda yang memiliki harokat atau huruf terakhirnya dapat berubah dengan bergantinya kedudukannya pada suatu kalimat.

Isim Mu’rab ini merupakan kebalikannya dari isim mabni diatas.

Contoh dari kalimat isim mu’rab yaitu :

Kalimat الرَجُل bacanya ar-rajul yang artinya : seorang laki-laki.

Pada sebuah kalimat dapat berakhiran dlommah yaitu : ُالرَجُل َ(ar-rajulu), atau bisa juga berakhiran dengan fathah َyaitu : الرَجُل (ar-rajula), atau dapat juga malah berakhiran kasroh yaitu : ٍِِِِِِالرَجُل (ar-rajuli).

Baca : Buku Panduan Bahasa Arab

Macam – Macam Isim Mabni

Isim Mabni ini dibagi menjadi 8 macam, yakni :

a. Isim Dhamir

Isim dhamir ialah isim yang digunakan untuk mewakili mutakallim, mukhathab dan ghaib atau disebut kata ganti.

Isim dhamir ada 14, yaitu :

NoDhomirArtiNoDhomirArti
1أَنَاSaya8نَحْنُKami
2أَنْتَKamu (lk)9هُوَDia (lk)
3أَنْتُمَاKalian (berdua/lk)10هُمَاMereka (berdua/lk)
4أَنْتُمْKalian (lk)11هُمْMereka (lk)
5أَنْتِKamu (pr)12هِيَDia (pr)
6أَنْتُمَاKalian (berdua/pr)13هُمَاMereka (berdua/pr)
7أَنْتُنَّKalian (pr)14هُنَّMereka (pr)

Isim dhamir tidak mempunyai bentuk yang tetap ketika berdiri sendiri dan ketika diidlafatkan.

Baca Juga :   Belajar Bahasa Arab Dasar

Contoh dari mabninya isim dhamir adalah :

لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَإِ
يَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ
اِقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِيْ خَلَقَ

Keterangannya :

Kata (أَنْتَ) menempati i’rab rafa’, kata (إِيَّاكَ) menempati i’rab nashab, dan kata (رَبِّكَ) akhirnya ada dhamir yang menempati i’rab jar.

b. Isim Isyarah

Isim isyarah adalah isim yang digunakan untuk menunjuk atau biasa disebut kata tunjuk.

Semua isim isyarah hukumnya yaitu : mabni, kecuali (هَذَانِ) dan (هَتَانِ) yang hukumnya seperti isim mutsana.

Diantara isim yang termasuk isim isyarah yaitu :

(هَذَا), (هَذِهِ), (ذَلِكَ), (تِلْكَ), (هُنَاكَ)

Contoh kalimatnya :

هَذِهِ مَدْرَسَةٌ
إِنَّ هَذِهِ الْمَدْرَسَةَ وَسِيْعَةٌ
أَتَعَلَّمُ فِي هَذِهِ الْمَدْرَسَةِ

Pada contoh kalimat yang pertama, kata (هَذِهِ) berkedudukan sebagai mubtada’ dan berada pada marfu.

Pada contoh kedua, (هَذِهِ) berkedudukan sebagai isim inna dan berada pada tempat manshub.

Sedangkan pada contoh kalimat yang ketiga, (هَذِهِ) berkedudukan sebagai majrur.

c. Isim MaushulIsim maushul

Isim MaushulIsim maushul adalah isim yang digunakan untuk menghubungkan dua kalimat. Diantara yang termasuk isim maushul adalah (مَنْ), (مَا), (الَّذِيْ), (الَّتِيْ), dll. Contoh:قَامَ مَنْ جَلَسَسَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُMeskipun dalam keadaan i’rab rafa’ maunpun khafadh kata (مَنْ) tetap harakatnya yakni mabni sukun.

d. Isim Syarat

Isim syarat ialah isim yang memerlukan “jawab”. Gunanya menggabungkan 2 kalimat dimana kalimat yang pertama menjadi syarat dan yang kedua ialah jawab.

Diantara yang termasuk isim syarat yaitu :

(مَنْ), (مَا), (مَتَى), (أَيَّانَ), (أَيْنَ), (أَيْنَمَا), (أَنىَّ), (حَيْثُمَا), (كَيْفَمَا), dan (أَيُّ).

Semua isim syarat ialah mabni kecuali (أَيُّ).

Contoh : مَنْ جَدَّ وَجَدَإِنَّ مَنْ جَدَّ وَجَدَ

Namun walaupun menempati i’rab yang berbeda, tetapi kata (مَنْ) tidak berubah harakatnya.

e. Isim Istifham

Isim istifham ialah isim yang digunakan untuk bertanya atau bisa juga disebut kata tanya.

Diantara yang termasuk isim istifham yaitu : (مَنْ), (مَا), (مَتَى), (أَيْنَ), (كَيْفَ), (كَمْ), dan (أَيُّ).

Semua isim istifham adalah mabni kecuali (أَيُّ).

Baca Juga :   Soal Geografi Kelas 11

Contohnya :

أَيْنَ بَيْتُكَ؟مِنْ أَيْنَ جِئْتَ؟

Kata (أَيْنَ) pada contoh pertama menempati i’rab rafa’ dan pada contoh kedua menempati i’rab jer tetapi tidak ada perubahan pada harakat.

f. Sebagian Zharaf

Isim zharaf ada yang mu’rab dan ada pula yang mabni.

Isim zharaf yang mabni ialah

(حَيْثُ), (أَمْسِ), (الْآنَ), (إِذْ), (إِذَا), (أَيْنَ), dan ثُمَّ جَلَسْتُ حَيْثُ كُنْتَ جَالِسًا

Kata (حَيْثُ) menepati i’rab nashab karena menjadi zharaf tetapi harakatnya tidak berubah karena asalnya mabni dlammah.

g. Isim Fi’il

Isim fi’il ialah isim mabni yang menunujukkan makna fi’il akan tetapi tidak mempunyai tanda seperti fi’il.

Diantara yang termasuk isim fi’il ialah :

(هَيْهَاتَ), (قَطْ), (آمِيْنَ), (حَيَّ), dll.

Contoh : حَيَّ عَلَى الصَّلَاةِأَكَلْتُ خُبْزًا فَقَطْKata (حَيَّ) bermakna (أَقْبِلْ) dan kata (قَطْ) bermakna (يَكْفِ)

h. Adad Murakkab (11-19 kecuali 12)

Angka belasan dari 11-19 kecuali dua belas dalam bahasa Arab hukumnya adalah mabni fathah.

Maka, apapun i’rabnya tetap berharakat fathah.

Contoh : جَاءَ ثَلَاثَةَ عَشَرَ طَالِبًااِشْتَرَيْتُ أَرْبَعَةَ عَشَرَ كِتَابًاجَاءَ الْمُدَرِّسُ مَعَ سِتَّةَ عَشَرَ طَالِبًا

Baca :  Download Video Belajar Bahasa Arab di Youtube

Macam – Macam Isim Mu’rab

Isim mu’rab dibagi menjadi tiga macam atau bagian, diantaranya yaitu : Isim Marfu’,Isim Mansub dan Isim Majrur. Berikut ini uraiannya :

a. Isim Marfu’

Tanda – tanda Isim Marfu’ itu ada 3 macam yakni :

1. Dhommah (الضَّمَّة)

Contohnya :

(نَجَحَ الطَّالِبُ ( إِسْمُ الْمُفْرَد

Artinya : Siswa itu lulus. (Isim Mufrad)

(حَضَرَتْ الْمُدَرِّسَاتُ (جَمْعُ الْمُؤَنَّثْ سَالِمْ

Artinya : Para guru (pr) telah Hadir ( Jama’ Muannats Salim).

(قَامَ الرِّجَالُ ( جَمْعُ التَّكْسِيْرُ

Artinya : Para laki-laki itu berdiri ( Jama’ Taksir).

2. Alif (اَلأَلِفُ)

Contohnya :

(مِثْلُ : نَجَحَ الطَّالِبِانِ( مُثَنَّى مُذَكَّرُ

Artinya : Kedua siswa itu lulus ( Mutsanna Mudzakkar).

(السَّيَّارَتَانِ غَلِيَّتَانِ. ( مُثَنَّى مُؤَنَّثْ

Artinya : Dua mobil itu mahal (Mutsanna Muannats).

(ذَهَبَ الْمُوَظَّفَانِ.( مُثَنَّى مُذَكَّرُ

Artinya : Kedua pegawai itu pergi ( Mutsanna Mudzakkar).

(جَآءَتْ مُدَرِّسَتَانِ . (مُثَنَّى مُؤَنَّثْ

Artinya : Kedua guru itu datang (Mutsanna Muannats).

3. Wawu (اَلْوَاو)

Contohnya :

(مِثْلُ : حَضَرَ الْمُهَنْدِسُوْنَ  . (جَمْعُ الْمُذَكَّرُ سَالِمْ

Artinya : Para insyinyur itu Hadir (Jama’ Mudzakkar Salim).

(ذَهَبَ الْمُسَافِرُوْنَ . (جَمْعُ الْمُذَكَّرُ سَالِمْ

Artinya : Para musafir itu pergi (Jama’ Mudzakkar Salim).

(جَاءَ أَبُوْكَ . ( اَلأَسْمَاءُ الْخَمْسَةِ

Artinya : Telah datang bapakmu ( Asmaul Khomsah).

(ذَهَبَ أَخُوْكَ  . ( اَلأَسْمَاءُ الْخَمْسَةِ

Artinya : Telah pergi kakakmu ( Asmaul Khomsah).

Baca Juga :   Spermatophyta

b. Isim Mansub

Tanda-tanda Isim Manshub itu ada 4 macam bagian diantaranya yaitu :

Fathah (الْفَتْحَةُ)

Contohnya :

(قَرَأَ الطَّالِبُ الْكِتَابَ ( إِسْمُ الْمُفْرَد

Artinya : Siswa itu membaca buku (Isim Mufrad).

(شَرَحَ الْمُدَرِّسُ الدُّرُوْسَ ( جَمْعُ التَّكْسِيْرُ

Artinya : Guru itu menjelaskan pelajaran ( Jama’ Taksir).

( كتَبَتْ الطَّالِبَةُ الرِّسَالَةَ  ( إِسْمُ الْمُفْرَدة

Artinnya : Siswi itu menulis surat (Isim Mufrad).

(إِشْتَرَيْتُ الْأَقْلَامَ ( جَمْعُ التَّكْسِيْرُ

Artinya : Saya membeli banyak polpen ( Jama’ Taksir).

Yaa (الْيَاءُ)

Contohnya :

( قَبِلْتُ الْمُدَرِّسَيْنِ ( مُثَنَّى مُذَكَّرُ

Artinya : Saya bertemu dua orang guru(lk) ( Mutsanna Mudzakkar).

(قَبِلْتُ الْمُدَرِّسَتَيْنِ ( مُثَنَّى مُؤَنَّثْ

Artinya : Saya bertemu dua orang guru (pr) ( Mutsanna Muannats).

(الْمُدَرِّسُوْنَ عَالِمِيْنَ( جَمْعُ الْمُذَكَّرُ

Artinya : Para guru (lk) itu berilmu (Jama’ Mudzakkar Salim).

Kasrah (اَلْكَسْرَةُ)

Contohnya :

( رَأَيْتُ الْمُمَرَّضَاتِ ( جَمْعُ الْمُؤَنَّثْ سَالِمْ

Artinya : Saya melihat para perawat ( Jama’ Muannats Salim).

(قَبِلْنَا الْمُدَرِّسَاتِ ( جَمْعُ الْمُؤَنَّثْ سَالِمْ

Artinya : Kami bertemu para guru (pr) ( Jama’ Muannats Salim).

Alif (الأَلِفُ)

Contohnya :

(مِثْلُ : شَهَدْتُ أَخَاكَ ( اَلأَسْمَاءُ الْخَمْسَةِ

Artinya : Saya melihat saudaramu (Asmaul Khomsah).

(قَبِلْنَا أَبَاكَ( اَلأَسْمَاءُ الْخَمْسَةِ

Artinya : Kami bertemu bapakmu (Asmaul Khomsah)

Baca : Kata – Kata Mutiara Bahasa Arab (محفوظات)

c. Isim Majrur

Tanda – tanda Isim Majrur itu ada 3 macam atau bagian yaitu :

Kasrah (اَلْكَسْرَةُ)

Contohnya :

( وَصَلْتُ إِلَى الْبَيْتِ (إِسْمُ الْمُفْرَد

Artinya : Saya sampai di rumah (Isim Mufrad).

(ذَهَبَ الطُّلاَّبُ إِلَى الْجَامِعَةِ ( جمع التنسير

Artinya : Para mahasiswa pergi ke kampus ( Jama’ taksir).

(حَضَرَتْ الْمُسْلِمَاتُ فِيْ الْمَسْجِدِ (جمع الْمُؤنث سالم

Artinya : Para Muslimah di mesjid ( Jama’ Muannats Salim).

(رَجَعْتُ مِنَ الْمَدْرَسَةِ (إِسْمُ الْمُفْرَد

Artinya : Saya pulang dari sekolah (Isim Mufrad).

(ذَهَبَ الْمُوَظَّفُوْنَ  إِلَى الْإِدَارَةِ ( جمع التنسير

Artinya : Para pegawai pergi ke kantor ( Jama’ taksir).

(حَضَرَتْ الْمُدَرِّسَاتُ فِيْ الْفَصْلِ (جمع الْمُؤنث سالم

Artinya : Para guru ada  di kelas ( Jama’ Muannats Salim).

Yaa (الْيَاءُ)

Contohnya :

( قَرَءْتُ عَلَى الْكِتَابَيْنِ ( إِسم المثنى

Artinya : Saya membaca dua buku (Isim Mutsanna).

(قَبِلْتُ مَعَ الْمُهَنْدِسِيْنَ ( جمع المذكر سالم

Artinya : Saya bertemu dengan para Insyinyur ( Jama’ Mudzakkar).

(تَحَدَّثَ مَعَ أَخِيْكَ ( أسماء الخمسة

Artinya : Saya berbicara dengan kakakmu ( Asmaul Khomsah).

 (كَتَبْتُ عَلَى الرِّسَالَتَيْنِ ( إِسم المثنى

Artinya : Saya menulis dua surat (Isim Mutsanna).

(قَبِلْتُ مَعَ الْمُوَظَّفِيْنَ ( جمع المذكر سالم

Artinya : Saya bertemu dengan para pegawai ( Jama’ Mudzakkar).

(تَحَدَّثَ مَعَ أَبِيْكَ ( أسماء الخمسة  

Artinya : Saya berbicara dengan bapakmu ( Asmaul Khomsah).

Fathah (الْفَتْحَةُ)

Contohnya :

ذَهَبْتُ إِلَى مَكَّةَ

Artinya : Saya pergi ke Mekah.

رَجَعْتُ مِنْ مِصْرَ

Artinya : Saya pulang dari Mesir

قَبِلْتُ مَعَ إِبْرَاهِيْمَ

Artinya : Saya bertemu dengan Ibrahim

Demikianlah pembahasan tentang Pengertian Isim Mabni dan Isim Mu’rab. Semoga bermanfaat ya …

Pengertian Isim Mabni dan Isim Mu’rab dalam Ilmu Nahwu Rating: 5 Diposkan Oleh: Pelajar