Klasifikasi Gymnospermae

Posted on

Klasifikasi Gymnospermae – Berikut ini rumusbilangan.com akan membahas tentang rangkuman makalah materi Gymnospermae yang akan diterangkan mulai dari pengertian, jenis, fungsi, struktur, unsur, jurnal, tujuan, ciri, makalah, peran, makna, konsep, kutipan, contoh secara lengkap.

Gymnospermae berasal dari bahasa Yunani, Gymnos berarti telanjang atau terbuka dan Permes berarti biji.

Apa Itu Gymnospermae ?

Gymnospermae adalah tanaman bahasa dengan biji terbuka. Ini disebut benih terbuka karena bijinya terbuka atau tidak dilindungi oleh daun buah.

Tumbuhan Gymnospermae Biji Terbuka
Tumbuhan Gymnospermae Biji Terbuka

Memahami Gymnospermae (Biji Terbuka)

Tumbuhan (Plantae) adalah kelompok yang paling berlimpah di bumi. Klasifikasi tanaman pada ada tidaknya pembulunya jaringan. Berdasarkan jaringan vaskular, tanaman dibagi menjadi dua jenis, tanaman vaskular dan tanaman vaskular.

Tanaman non-vaskular adalah sekelompok tanaman yang tidak memiliki organ, batang, dan akar yang benar (benar), atau tanaman ini juga disebut tanaman rendah tanaman. Contoh tanaman non-vaskular adalah alga (alga) dan bryophyta (lumut).

Tumbuhan vaskular adalah sekelompok tanaman dengan organ, batang, dan akar yang benar. Tanaman vaskular juga disebut sebagai tanaman yang lebih tinggi. Tanaman yang terkandung dalam tanaman vaskular adalah pakis (Pteridophyta) dan tanaman biji (Spermatophyta). Tanaman biji (Spermatophyta) dibagi menjadi dua kelompok, yaitu tanaman biji tertutup (angiospermae) dan juga tanaman biji terbuka (gymnospermae).

Ciri Cir Dari Tumbuhan Biji Terbuka

  • Gymnospermae (tanaman biji terbuka) memiliki karakteristik sebagai berikut:
  • Bijinya tidak dilindungi oleh karpel, oleh karena itu tanaman ini disebut Gymnospermpflanze.
  • Secara umum, pohon besar.
  • Pada batangnya ada kambium, sehingga batangnya bisa membesar.
  • Secara umum, akar pohon miliki. Dan gymnospermae memiliki bundel pengangkut dalam bentuk floem dan xilem.
  • Bentuk daunnya berupa jarum atau sisik seperti daun pinus dan cemara, dan ada juga yang daunnya lebar seperti daun melinjo.
  • Tidak memiliki minat nyata.
  • Alat pengembangbiakan dalam bentuk Strobilus atau disebut Runjung. Strobilus terdiri dari dua, yaitu Strobilus jantan dan Strobilus betina. Strobilus jantan adalah kumpulan kantung serbuk sari yang mengandung serbuk sari dan mengandung sperma. Sedangkan Strobilus betina mengandung sel telur yang mengandung sel telur.
  • Beberapa gymnospermae memiliki alat kelamin (pria dan wanita) di pohon, tetapi ada pula yang terpisah.
Baca Juga :   Pengertian Lemak

Struktur Tubuh Dari Gymnospermae

Struktur Tubuh Dari Gymnospermae
  • Gymnospermae adalah tanaman kayu dengan bentuk tubuh umum dan pohon-pohon tinggi.
  • Bagian kayu adalah kapal transportasi keamanan terbuka.
  • Ketika batang dipotong secara melintang atau melintang melalui batang tanaman Gymnospermae, batang pengangkut tampak seperti diatur dalam lingkaran.
  • Strain juga mengalami penebalan atau pertumbuhan sekunder yang disebabkan oleh batang di tanaman
  • Gymnospermae dengan kambium.
    Salah satu karakteristik gymnospermae adalah ia memiliki balok pengangkut dalam bentuk xilem dan floem.
  • Namun, xilem di gymnospermae tidak memiliki kapal kayu, hanya tracheid. Trakeid adalah sel xilem yang berfungsi sebagai pembawa.
  • Sementara itu, floem tidak memiliki sel pendamping dalam tanaman Gymnospermae.
KLASIFIKASI TUMBUHAN GYMNOSPERMAE (BIJI TERBUKA)
KLASIFIKASI TUMBUHAN GYMNOSPERMAE (BIJI TERBUKA)

Klasifikasi Dari Gymnospermae

Klasifikasi Gymnospermae (Biji Terbuka)

Gymnosperma dibagi menjadi empat bagian, yakni :

1. Coniferophyta (konifer)

Coniferophyta adalah departemen dengan anggota yang masih dapat ditemukan hari ini. Tanaman jarum umumnya tidak memiliki daun, daunnya asikuler, dalam bentuk pohon, memiliki strobilus berbentuk kerucut. Strobilus pada tumbuhan konifer ada dua, yaitu strobilus jantan dan strobilus betina. Strobilus jantan menghasilkan serbuk sari yang mengandung sperma. Dan Strobilus betina adalah biji strobililus yang mengandung telur.

Penyerbukan tanaman konifera umumnya dibantu oleh angina, dengan angina pollen jatuh dari strobilus jantan dan melekat pada sel telur yang terkandung dalam sisik Strobilus betina. Kemudian sperma yang terkandung dalam serbuk sari hits telur di sel telur dengan bantuan bubuk buluh. Selain itu, ada pemupukan yang membuat benih dengan sayap tipis dan biji ini bisa diterbangkan ke mana-mana oleh angin. Ketika benih jatuh ke tempat yang tepat atau benar, mereka tumbuh menjadi kecambah dan berkembang menjadi tanaman baru.

Baca Juga :   Daur Biogeokimia

Contoh tanaman konifer adalah pinus (Pinus merkusii). Umumnya, tanaman pinus ini selalu tunggal (yaitu Strobilus jantan dan Strobilus betina berada di pohon). Biasanya Strobilus jantan berada di ujung cabang dan Strobilus betina berada di dekat pangkal cabang. Dalam Strobilus betina, banyak sisik disusun secara spiral. Benih akan terletak di antara sisik-sisik ini.

2. Cycadophyta (sikas)

Cycadophyta adalah anggota departemen yang paling primitif. Tanaman ini banyak ditemukan di daerah tropis hingga subtropis. Fitur yang paling khas dari tanaman ini adalah cabangnya, yang tidak bercabang dan memiliki daun majemuk (dalam tangkai daun ada banyak daun atau lebih dari satu). Hampir semua anggota tanaman ini menikah dengan dua atau lebih genitalia jantan dan genitalia betina di pohon yang berbeda. Pohon betina membentuk karpel yang menyerupai tangkai dan agak rata, di ujungnya ada lekuk yang mengandung telur. Sementara itu, ada kantong di pohon jantan yang mengandung serbuk sari.

Contoh tanaman dari divisi ini adalah Cycas rumphii (Haji fern). Pakis haji biasa digunakan sebagai tanaman hias. Akar tanaman ini bergantung pada anabaena (ganggang biru-hijau) yang mengikat nitrogen. Selain itu, tanaman ini juga merupakan sumber kertas, kayu lunak, bahan bangunan, plastik, cat, terpentin, resin dan tinta cetak.

3. Ginkgophyta (Ginkgo)

Anggota yang tersisa dari Divisi Ginkgophyta adalah Ginkgo biloba (Ginkgo). Tanaman ginkgo berasal dari Cina. Tanaman ginkgo dalam bentuk pohon besar, yang tingginya bisa mencapai 30 meter. Daunnya panjang dan luas seperti tangkai dengan bagian-bagian yang berlekuk di bagian dalam. Gelisah tulang daun. Tanaman ginkgo memiliki dua rumah tangga atau alat kelamin pria dan wanita tidak berada di pohon. Tumbuhan ini memiliki biji bercangkang keras berwarna kuning seukuran kelereng dan aroma yang tidak sedap. Dalam biji adalah kulit luar yang keras dan berdaging, yang biasanya digunakan sebagai obat asma yang mengatur tekanan darah dan dapat digunakan sebagai ramuan untuk suplemen gizi untuk memperkuat memori.

Baca Juga :   Pembuluh Darah Kapiler

4. Gnetophyta (gnetum / melinjo)

Departemen gnetophyta memiliki strobilus jantan yang disusun dalam senyawa dengan daun saling berhadapan. Semua kapal terbuat dari kayu sekunder dan tidak ada saluran resin.

Contoh dari subdivisi ini adalah Gnetum Gnemon atau Melinjo. Alat kelamin berada di pohon atau rumah, tetapi lokasi bunga pria dan betina terpisah. Bentuk bijinya separti telur dan biasanya berubah menjadi merah saat matang. Bagian daun muda, biji dan bunga Melinjo dapat digunakan sebagai sayuran. Bijinya juga bisa dijadikan kerupuk. Kulitnya digunakan sebagai kertas.

Demikian Pembahasan Materi Kita Kali ini Mengenai Materi Klasifikasi Gymnospermae. Jangan Lupa Tetap Bersama Kami Di RumusBilangan.com. Semoga Bermanfaat dan dapat menambah wawasan kita. Terimakasih.

Baca Juga :

Klasifikasi Gymnospermae Rating: 5 Diposkan Oleh: Pelajar