Ekonomi Mikro – Pengertian, Tujuan, Teori Dan Ruang Lingkupnya

Posted on

Ekonomi Mikro – Pengertian, Tujuan, Teori Dan Ruang Lingkupnya – Secara umum ilmu ekonomi bisa dibagi menjadi dua yaitu Ekonomi Mikro dan Ekonomi Makro. Keduanya merupakan cabang ilmu teori ekonomi yang banyak dipelajari.

Ekonomi Mikro - Pengertian, Tujuan, Teori Dan Ruang Lingkupnya
Ekonomi Mikro

Pada kesempatan kali ini saya hanya akan membahas tentang Ekonomi Mikro beserta dengan hal-hal yang terkait didalamnya.

Namun, apa sebenarnya Ekonomi Mikro? Ekonomi Mikro adalah sebuah cabang ilmu ekonomi yang secara khusus mempelajari perilaku konsumen dan perusahaan serta penentuan harga didalam pasar dan kuantitas faktor input, barang dan juga jasa yang diperjual-belikan.

Definisi ekonomi mikro yaitu mempelajari perilaku produsen dan konsumen serta variabel ekonomi didalam ruang lingkup yang cukup kecil misalnya, seperti perusahaan dan rumah tangga.

Berikut ini terdapat beberapa aspek analisis didalam Ekonomi Mikro yaitu:

  • Teori permintaan dan penawaran.
  • Elastisitas.
  • Analisis biaya dan manfaat.
  • Model-model pasar.
  • Teori produksi.
  • Teori harga.
  • Industri.

Tujuan Ekonomi Mikro

Ekonomi Mikro memiliki beberapa tujuan dalam pencapaiannya yaitu, antara lain:

  • Untuk melakukan sebuah analisis terhadap mekanisme pasar yang membentuk harga yang relatif kepada sebuah produk barang dan jasa, serta alokasi dari sumber yang terbatas di antara banyaknya penggunaan alternatif.
  • Bertujuan untuk melakukan sebuah analisis dari kegagalan pasar, yaitu pada saat pasar gagal dalam memproduksi barang yang hasilnya efisien dan menjelaskan berbagai macam kondisi teoritis yang dibutuhkan bagi suatu pasar dengan persaingan yang sempurna.
Baca Juga :   Kegiatan Ekonomi

Ruang Lingkup Ekonomi Mikro

Ruang lingkup dari Ekonomi Mikro yaitu terdiri dari konsumen dan produsen. Didalam dunia ekonomi, produsen dan konsumen merupakan individu-individu yang ada pada setiap rumah tangga, masyarakat, organisasi dan juga perusahaan.

Berikut ini ruang lingkup Ekonomi Mikro yang terdiri dari, yaitu sebagai berikut :

  1. Penawaran, permintaan dan juga keseimbangan pada harga pasar.
  2. Elastisitas penawaran dan juga permintaan.
  3. Teori terhadap perilaku konsumen.
  4. Teori produksi, biaya, penerimaan produsen, dan juga laba.
  5. Pasar persaingan sempurna.
  6. Pasar monopoli.
  7. Pasar oligopoli.
  8. Pasar persaingan monopolistik.
  9. Permintaan akan input.
  10. Mekanisme harga dan distribusi pendapatan.

Komponen Ekonomi Mikro dalam Bisnis

Dalam penggunaannya di bidang bisnis, ekonomi mikro memiliki 3 komponen utama yang harus kita pahami yaitu, diantaranya sebagai berikut :

1. Interaksi di Pasar Barang

Jika dilihat dari segi pandangan ekonomi mikro, sebuah perekonomian meruapakan gabungan bari berbagai macam jenis pasar, termasuk pasar barang. Kegiatan dari tawar menawar mengenai harga barang/jasa biasanya dilakukan oleh penjual dan pembeli yang ada di pasar.

Kegiatan ini dilakukan bertujuan untuk membentuk harga barang/jasa yang sesuai dengan kesepakatan dari kedua belah pihak. Pembentukan harga barang/jasa, dapat terjadi karena melalui sebuah proses interaksi dari permintaan dan penawaran antara pihak penjual dan pembeli.

2. Tingkah Laku Penjual dan Pembeli

Berikutnya teori yang dijelaskan pada ekonomi mikro yaitu mengenai tingkah laku konsumen dan produsen di dalam sebuah pasar. Kegiatan produsen dan konsumen dalam ekonomi didasari oleh tujuan mereka masing-masing.

Didalam ekonomi mikro menjelaskan tentang upaya seorang konsumen dalam mencukupi kebutuhan hidupnya dengan pendapatannya yang sangat terbatas.

Sedangkan didalam perilaku produsen menjelasakan tentang upaya bagaimana seorang produsen agar memperoleh keuntungan yang maksimal.

Baca Juga :   Pengertian Koperasi

Pendapat yang dipakai dalam menganalisis sebuah prilaku konsumen dan produsen dalam kegiatan ekonomi yaitu, sebagai berikut ini:

  • Yang pertama, pihak produsen dan konsumen melakukan suatu aktivitas ekonomi secara rasional.
  • Yang kedua, konsumen berusaha untuk mendapatkan kepuasan yang maksimal dengan dana yang sangat terbatas.
  • Yang ketiga, seorang produsen berusaha untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal dengan berbagai pengorbanan tertentu.

3. Interaksi di Pasaran

Hal terpenting lainnya yang dijelaskan dalam komponen ekonomi mikro yaitu interaksi yang terjadi diantara konsumen dan produsen di dalam pasar faktor produksi.

Pasar faktor produksi biasanya menyediakan faktor produksi yang dibutuhkan oleh pihak produsen untuk bisa melakukan kegiatan produksinya. Didalam pasar ini juga terjadi kegiatan tawar menawar antara konsumen dan juga produsen.

Faktor produksi yaitu diantaranya seperti: SDA (sumber daya alam), SDM (Sumber daya manusia), modal dan kewirausahaan. Faktor-faktor tersebut biasanya diperoleh dari rumah tangga konsumen, dari penyediaan faktor produksi rumah tangga konsumen yang akan mendapatkan balasan berupa jasa.

Teori Ekonomi Mikro 

Analisis dari teori ekonomi mikro atau mikroekonomi terbagi menjadi tiga bentuk, yaitu diantaranya adalah :

1. Teori Harga

Harga biasanya digunakan sebagai dasar teori untuk menganalisis sebuah interaksi antara penawaran dan permintaan barang/jasa yang ada didalam pasar serta faktor yang dapat mempengaruhinya. Analisis tersebut dapat dilakukan terhadap :

  • Proses dalam pembentukan harga.
  • Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi suatu perubahan antara permintaan dan penawaran.
  • Adanya hubungan antara permintaan dan penawaran harga barang/jasa.
  • Bentuk-bentuk pasar.
  • Adanya sebuah konsep elastisitas permintaan dan penawaran.

2. Teori Produksi

Teori produksi juga dipakai sebagai dasar teori untuk melakukan sebuah analisis dari biaya produksi dan tingkat dari produksi barang/jasa. Analisis tersebut dapat dilakukan terhadap :

  • Semua hal yang berhubungan dengan adanya biaya produksi barang dan juga jasa.
  • Adanya sebuah tingkat produksi yang dianggap paling menguntungkan bagi produsen.
  • Kombinasi dari faktor produksi yang harus dipilih oleh produsen untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal
Baca Juga :   Pasar Monopsoni

3. Teori Distribusi

Teori distribusi digunakan dengan tujuan untuk melakukan sebuah analisis ekonomi mikro yang berhubungan dengan upah tenaga kerja, besarnya bunga yang harus dibayarkan kepada pemilik modal, dan besarnya keuntungan yang didapatkan oleh seorang produsen.

Jelaskan Perbedaan Ekonomi Mikro dan Makro!
Ekonomi mikro merupakan cabang ilmu ekonomi yang mempelajari tentang variabel ekonomi dalam lingkup yang lebih kecil , seperti perusahaan,

Sedangkan ekonomi makro sebuah cabang ilmu ekonomi yang mempelajari variabel-variabel ekonomi secara menyeluruh (agregat), seperti jumlah uang yang beredar.

Ekonomi Mikro memiliki peran dalam bidang bisnis yaitu, sebutkan!
Peran Ekonomi Mikro dalam bidang bisnis yaitu Merumuskan Kebijakan, Menyusun Prediksi, Mehamai Perilaku Konsumen, Mengetahui Perputaran Barang, Meningkatkan Produktifitas Barang.

Dalam menganalisa suatu perkenomian, dikenal dua mikro perekonomian,yaitu?
Prekonomian Tertutup dan Prekonomian Terbuka.

Sekian pembahasan artikel kali ini, semoga membantu dan menjadi pengetahuan baru bagi kita semua.

Artikel Terkait Lainnya :

Ekonomi Mikro – Pengertian, Tujuan, Teori Dan Ruang Lingkupnya Rating: 5 Diposkan Oleh: Pelajar